Oposisi Venezuela Dukung Tindakan Donad Trump

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Jan 2026, 09:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu, 3 Januari 2026 mempublikasikan foto Presiden Venezuela Nicolas Maduro Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu, 3 Januari 2026 mempublikasikan foto Presiden Venezuela Nicolas Maduro (Istimewa)

Ntvnews.id, Caracas - Pemimpin oposisi Venezuela Maria Corina Machado menyatakan dukungan penuh terhadap strategi militer serta tekanan politik yang dijalankan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap pemerintahan Nicolas Maduro.

Dikutip dari CBS News, Minggu, 4 Januari 2026, Machado bahkan menyebut Trump sebagai pejuang kebebasan di kawasan Belahan Bumi Barat.

"Kami, rakyat Venezuela, sangat berterima kasih kepada beliau dan pemerintahannya, karena saya percaya beliau adalah pejuang kebebasan di wilayah ini," ujar Machado dalam wawancara eksklusif program Face the Nation bersama Margaret Brennan.

Machado diketahui menerima Hadiah Nobel Perdamaian 2025 di Oslo, Norwegia. Selama beberapa waktu terakhir, ia hidup dalam persembunyian karena ancaman yang datang dari rezim Maduro.

Baca Juga: Trump Klaim AS Ambil Alih Venezuela Usai Tangkap Presiden Maduro

Dalam wawancara sebelumnya, Machado juga mengungkapkan bahwa ia mendedikasikan penghargaan Nobel tersebut kepada Trump. Menurutnya, Trump berhasil menjadikan krisis Venezuela sebagai salah satu prioritas utama dalam agenda keamanan nasional Amerika Serikat.

"Kami telah meminta hal ini selama bertahun-tahun, dan akhirnya terjadi. Itulah mengapa saya yakin hari-hari rezim ini sudah bisa dihitung," tegas Machado.

Dukungan Machado mencakup berbagai kebijakan keras yang ditempuh Washington dalam beberapa pekan terakhir, termasuk penguatan kehadiran dan aset militer AS di kawasan Amerika Latin. Ia juga menyatakan persetujuan atas serangan AS terhadap kapal-kapal yang diduga terlibat penyelundupan narkoba, serta penyitaan anjungan minyak milik Venezuela.

AS Lancarkan Agresi Militer ke Venezuela <b>(X The Tradesman)</b> AS Lancarkan Agresi Militer ke Venezuela (X The Tradesman)

Meski mengakui bahwa sanksi dan penyitaan minyak berpotensi memperburuk kondisi ekonomi rakyat Venezuela yang sudah miskin, Machado berpendapat langkah-langkah tersebut perlu diambil demi menyelamatkan nyawa warga dalam jangka panjang.

"Maduro-lah yang menyatakan perang terhadap rakyat Venezuela. Sebuah perang yang tidak kami inginkan, yang telah mengakibatkan ratusan ribu pembunuhan dan eksekusi sepihak dalam beberapa tahun terakhir," kata Machado.

Baca Juga: AS Lancarkan Agresi Militer ke Venezuela

Ketika ditanya soal kemungkinan pemberlakuan blokade total, Machado mendorong adanya langkah hukum berskala global. Ia menekankan bahwa upaya tersebut tidak hanya dilakukan oleh AS, tetapi juga melibatkan negara-negara Karibia, Amerika Latin, hingga Eropa untuk memblokir seluruh aktivitas ilegal rezim Nicolas Maduro.

"Kita perlu meningkatkan 'biaya' bagi mereka untuk tetap berkuasa dengan paksaan. Begitu biaya untuk bertahan lebih tinggi daripada biaya untuk melepaskan kekuasaan, rezim akan runtuh, dan itulah saatnya kita bergerak menuju transisi yang dirundingkan," pungkas Machado.

HIGHLIGHT

x|close