Banjir Jakarta Meluas ke 42 RT di Jaksel, Jaktim dan Jakbar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Nov 2025, 19:48
thumbnail-author
Satria Angkasa
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Petugas BPBD DKI Jakarta memonitor lokasi banjir yang terjadi di Jakarta, Selasa 17 November 2025. ANTARA/HO-BPBD DKI Jakarta Petugas BPBD DKI Jakarta memonitor lokasi banjir yang terjadi di Jakarta, Selasa 17 November 2025. ANTARA/HO-BPBD DKI Jakarta (Antara)

 

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan banjir yang melanda Ibu Kota pada Selasa telah meluas hingga mencakup 42 rukun tetangga (RT) di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat, dengan ketinggian air bervariasi.

"Data hingga pukul 18.00 WIB, banjir di 42 RT," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, Selasa.

Yohan menjelaskan, hujan berintensitas tinggi yang terjadi pada hari itu menyebabkan kenaikan status di sejumlah pintu air, antara lain Pos Sunter Hulu siaga dua, Pos Angke Hulu siaga tiga, dan Pintu Air Karet siaga tiga. Kondisi tersebut memicu genangan dan banjir di sejumlah kawasan. “Banjir dikarenakan hujan intensitas tinggi dan juga meluapnya beberapa sungai,” ujarnya.

Banjir paling banyak terjadi di Jakarta Selatan dengan total 18 RT. Genangan di wilayah ini tercatat mencapai 30–85 sentimeter (cm). Selanjutnya, Jakarta Timur mengalami banjir di 15 RT dengan ketinggian air 40–90 cm, sementara Jakarta Barat memiliki sembilan RT terdampak dengan ketinggian 50–70 cm.

Baca Juga: BNPB Relokasi 269 Keluarga Korban Longsor di Cilacap

BPBD DKI merinci wilayah terdampak sebagai berikut:

Jakarta Barat – 9 RT

  • Kelurahan Kedaung Kali Angke: delapan RT, ketinggian 70 cm, penyebab curah hujan tinggi.
  • Kelurahan Joglo: satu RT, ketinggian 50 cm, penyebab curah hujan tinggi.

Jakarta Selatan – 18 RT

  • Kelurahan Kuningan Barat: tujuh RT, ketinggian 85 cm, penyebab curah hujan tinggi.
  • Kelurahan Pela Mampang: sembilan RT, ketinggian 40 cm, penyebab curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut.
  • Kelurahan Pancoran: satu RT, ketinggian 30 cm, penyebab curah hujan tinggi.
  • Kelurahan Bukit Duri: satu RT, ketinggian 40 cm, penyebab curah hujan tinggi.

Jakarta Timur – 15 RT

  • Kelurahan Lubang Buaya: empat RT, ketinggian 90 cm, penyebab curah hujan tinggi.
  • Kelurahan Cipinang Muara: dua RT, ketinggian 70 cm, penyebab curah hujan tinggi dan luapan Kali Sunter.
  • Kelurahan Tengah: satu RT, ketinggian 40 cm, penyebab curah hujan tinggi.
  • Kelurahan Cipinang Melayu: delapan RT, ketinggian 50 cm, penyebab luapan Kali Sunter.

BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah sekaligus berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat guna melakukan penyedotan air serta memastikan saluran berfungsi optimal. 

(Sumber : Antara)

HIGHLIGHT

x|close