Vatikan Kembalikan 62 Artefak kepada Masyarakat Adat Kanada

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Nov 2025, 06:50
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Sejumlah umat Katolik berkumpul untuk memberi penghormatan terakhir kepada jenazah Paus Fransiskus di alun-alun Basilika Santo Petrus, Vatikan, Sabtu (26/4/2025). Sejumlah umat Katolik berkumpul untuk memberi penghormatan terakhir kepada jenazah Paus Fransiskus di alun-alun Basilika Santo Petrus, Vatikan, Sabtu (26/4/2025). (Dok.Antara)

Ntvnews.id, Vatikan - Vatikan menyerahkan kembali 62 artefak yang berkaitan dengan masyarakat adat Kanada kepada para uskup Katolik di negara tersebut pada Sabtu lalu. Tindakan ini digambarkan dalam pernyataan resmi sebagai “tanda konkret dialog, rasa hormat, dan persaudaraan.”

Paus Leo XIV memberikan artefak-artefak tersebut secara langsung kepada Konferensi Waligereja Kanada (CCCB) setelah bertemu para perwakilannya, termasuk ketua CCCB, Uskup Pierre Goudreault.

“CCCB akan segera memproses pemindahan artefak ini kepada Organisasi Nasional Masyarakat Adat (NIO). NIO kemudian akan memastikan artefak-artefak tersebut kembali kepada komunitas asalnya,” ujar para uskup Kanada seperti dikutip dari AsiaOne Senin, 17 November 2025.

Artefak itu awalnya dibawa oleh para misionaris Katolik ke Roma untuk sebuah pameran besar pada 1925 yang diadakan Paus Pius XI. Pameran tersebut memamerkan lebih dari 100.000 benda, dan hampir separuhnya kemudian menjadi bagian dari koleksi Museum Etnologi Misionaris sebelum akhirnya dipindahkan ke Museum Vatikan pada 1970-an.

Baca Juga: Otoritas Vatikan Bakal Kunjungi Indonesia untuk Tindak Lanjut Deklarasi Istiqlal

Pada 2022, Paus Fransiskus yang telah wafat menyampaikan permintaan maaf bersejarah kepada masyarakat adat Kanada jelang kunjungannya ke negara itu. Permintaan maaf tersebut terkait keterlibatan Gereja Katolik dalam sekolah-sekolah residensial, tempat banyak anak mengalami kekerasan dan sebagian bahkan dimakamkan di kuburan tanpa penanda.

Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat sebagai Paus terpilih ke-267 dengan nama Paus Leo XIV menyapa ribuan umat Katolik yang berkumpul di alun-alun Basilika Santo Petrus, Vatikan, Kamis (8/5/2025) waktu setempat. <b>(Dok.Antara)</b> Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat sebagai Paus terpilih ke-267 dengan nama Paus Leo XIV menyapa ribuan umat Katolik yang berkumpul di alun-alun Basilika Santo Petrus, Vatikan, Kamis (8/5/2025) waktu setempat. (Dok.Antara)

Isu pengembalian artefak masyarakat adat yang disimpan di Museum Vatikan telah menjadi bagian dari dialog panjang antara Gereja dan para pemimpin komunitas adat.

Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah tersebut. “Ini merupakan langkah penting yang menghormati warisan budaya masyarakat adat dan mendukung upaya berkelanjutan menuju kebenaran, keadilan, dan rekonsiliasi,” tulisnya melalui platform X.

x|close