Ntvnews.id, Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan proses sidang etik terhadap tujuh anggota kepolisian yang terlibat dalam insiden tewasnya pengemudi ojek online akibat terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob akan diselesaikan dalam waktu satu minggu.
“Penanganan oleh Propam sudah berjalan dan saya perintahkan agar sidang etik dipercepat. Targetnya, dalam sepekan sidang bisa digelar,” ujar Listyo usai mendampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Bojongkoneng, Kabupaten Bogor, Sabtu, 30 Agustus 2025 setelah keduanya menghadiri acara di kediaman Presiden Prabowo Subianto.
Kapolri menegaskan, penyelesaian kasus ini menjadi prioritas kepolisian untuk memberi kepastian hukum sekaligus merespons keresahan publik. Ia juga membuka ruang bagi lembaga eksternal seperti Kompolnas dan institusi hukum lain untuk ikut mengawasi jalannya proses.
“Transparansi adalah kunci. Ini bentuk komitmen Polri untuk menegakkan aturan tanpa pandang bulu,” katanya.
Selain sidang etik, Kapolri tidak menutup kemungkinan ditempuhnya jalur hukum lain bila ditemukan unsur pelanggaran pidana. Menurutnya, penyelesaian cepat dan terbuka akan memberikan rasa keadilan sekaligus menenangkan masyarakat.
“Ke depan, disiplin di internal Polri akan ditegakkan lebih tegas agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas Listyo.