Kapolri dan Panglima TNI Tegaskan Langkah Tegas Pulihkan Keamanan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Agu 2025, 17:37
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa TNI-Polri akan segera mengambil langkah nyata di lapangan untuk memulihkan keamanan pasca maraknya aksi anarkis di sejumlah daerah.

“Terjadi kegelisahan dan ketakutan di masyarakat. Karena itu, TNI-Polri akan segera bergerak untuk memulihkan situasi,” kata Kapolri didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Kopi Koneng, Bojongkoneng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, setelah keduanya pulang dari kediaman Presiden Prabowo, Sabtu, 30 Agustus 2025.

Kapolri menjelaskan bahwa aksi yang pada awalnya dimaksudkan sebagai penyampaian aspirasi kini berubah menjadi tindakan melanggar hukum.

“Pembakaran gedung, fasilitas umum, penyerangan markas, itu semua jelas bukan aksi damai,” ujarnya.

Baca Juga: Puan Maharani Minta Maaf, Janji Evaluasi DPR

Ia menekankan bahwa sesuai instruksi Presiden Prabowo, aparat harus segera mengambil langkah tegas demi menjaga kepentingan masyarakat luas.

Kapolri juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, sebab aparat keamanan akan bertindak berdasarkan aturan yang berlaku.

“Semua langkah akan diambil secara terukur, demi memastikan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman,” ujarnya.

Baca Juga: Puan Maharani Takziah ke Rumah Affan Kurniawan, Dorong Polri Usut Tuntas

Lebih lanjut, Kapolri menegaskan bahwa prioritas utama TNI-Polri adalah memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Yang kami jaga adalah kepentingan masyarakat agar tidak terganggu,” kata Kapolri.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan ajakan yang dapat menimbulkan perpecahan.

“Kita selesaikan masalah dengan musyawarah, bukan kekerasan,” katanya.

x|close