VIDEO: Dapur SPPG Hancur Dihantam Angin, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Nov 2026, 08:45
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Tegal pada Senin sore, 2 November 2026. Peristiwa ekstrem ini memicu kerusakan parah pada bangunan baru yang ada di daerah setempat. Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Tegal pada Senin sore, 2 November 2026. Peristiwa ekstrem ini memicu kerusakan parah pada bangunan baru yang ada di daerah setempat. (radartegalofficial)

Ntvnews.id, Jakarta - Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Senin (2/11/2026) sore. Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan kerusakan pada bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karanganyar di Kecamatan Kedungbanteng.

Atap berbahan galvalum beserta rangkanya dilaporkan ambruk setelah diterjang angin kencang yang disebut menyerupai puting beliung. Peristiwa ini juga berdampak pada jaringan kabel listrik di sekitar lokasi hingga menyebabkan aliran listrik warga mengalami pemadaman.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di Pedukuhan Kandang Sapi, Desa Karanganyar, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal.

Kronologi Atap SPPG Karanganyar Ambruk

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Radar Tegal (@radartegalofficial)

Saat kejadian berlangsung, penjaga SPPG Karanganyar, Moh. Wandi Dewantoro, sedang berada di lokasi untuk menjalankan tugasnya. Ia menyaksikan langsung ketika angin kencang menerjang kawasan tersebut.

Terjangan angin yang cukup kuat membuat bagian atap galvalum tidak mampu bertahan. Rangka atap kemudian roboh hingga material bangunan ambruk di sekitar gedung.

Suara gemuruh dari bangunan yang runtuh sontak menarik perhatian warga. Sejumlah masyarakat yang mendengar kejadian tersebut berdatangan untuk melihat kondisi bangunan dan memastikan situasi di sekitar lokasi.

Namun, material atap yang ambruk ternyata turut menimpa jaringan kabel listrik di sekitar bangunan. Kondisi tersebut menyebabkan pasokan listrik ke sejumlah rumah warga di sekitar lokasi terganggu hingga mengalami pemadaman.

Polisi Amankan Lokasi Kejadian

Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Kedungbanteng langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.

Petugas segera mengamankan area bangunan dengan memasang garis pengaman. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah warga mendekati material atap yang roboh maupun jaringan kabel listrik yang terdampak.

Pengamanan diperlukan karena kondisi kabel listrik di sekitar lokasi berpotensi membahayakan masyarakat, terutama jika masih terdapat aliran listrik.

Warga juga diimbau untuk tidak mendekati area bangunan yang rusak sebelum dinyatakan aman oleh petugas terkait

Baca Juga: BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG MBG Tidak Cair