Tragis! Pemotor Tewas Dihantam Kereta di Bandar Lampung, Sempat Terseret 200 Meter

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Okt 2026, 11:34
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah tertabrak kereta api batu bara rangkaian panjang (babaranjang) di Jalan Pahlawan, Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, Kamis (22/10/2026) pagi. Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah tertabrak kereta api batu bara rangkaian panjang (babaranjang) di Jalan Pahlawan, Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, Kamis (22/10/2026) pagi. (DOK LAMPUNG GEH NEWS INSTAGRAM)

Ntvnews.id, Jakarta - Seorang pengendara sepeda motor berinisial AK (21) tewas setelah tertabrak kereta api batu bara rangkaian panjang (babaranjang) di Jalan Pahlawan, Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, Lampung, Kamis (22/10/2026) pagi.

Korban diketahui merupakan warga Kelurahan Karya Bakti, Kecamatan Meraksa Aji, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Kecelakaan tragis tersebut terjadi di perlintasan kereta api yang tidak dilengkapi palang pintu.

Kapolsek Labuhan Ratu, AKP Ono Karyono, membenarkan insiden yang merenggut nyawa pengendara sepeda motor tersebut.

“Iya, benar (pengendara sepeda motor tertabrak Kereta Api Babaranjang),” kata Ono saat dikonfirmasi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Lampung Geh News (@lampunggehnews)

Menurut Ono, kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.12 WIB ketika korban mengendarai sepeda motor Honda GL Pro bernomor polisi BE 8072 SG.

Berdasarkan keterangan saksi, saat itu korban melintasi jalur kereta api ketika kereta babaranjang yang melaju dari arah Tanjungkarang menuju Rajabasa sudah mendekat.

Petugas penjaga perlintasan disebut sempat memperingatkan korban agar tidak melintas. Peringatan tersebut disampaikan dengan meneriaki korban karena kereta api sudah berada di dekat perlintasan.

“Saksi telah mengingatkan dan meneriaki korban untuk tidak melintasi perlintasan kereta api karena kereta api sudah mendekat. Namun, korban tetap melintas hingga tertabrak kereta,” ujar Ono.

Akibat benturan tersebut, korban terseret kereta api sejauh sekitar 200 meter. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) untuk penanganan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat melintasi jalur kereta api, terutama di perlintasan yang tidak dilengkapi palang pintu. Pengendara diimbau untuk berhenti sejenak, memastikan kondisi jalur aman, serta mematuhi setiap peringatan dari petugas sebelum melintas.

Video dan informasi diunggah akun lampunggehnews.

Baca Juga: Sopir Ditemukan Tewas Tak Wajar, Gegerkan Warga Indramayu

x|close