MUI Ungkap Alasan Tolak Konser Andrea Bocelli

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Okt 2026, 18:45
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Penyanyi Andrea Bocelli (kiri) dan EJAE tampil dalam seremoni pembukaan Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko, Kamis (11/6/2026) Penyanyi Andrea Bocelli (kiri) dan EJAE tampil dalam seremoni pembukaan Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko, Kamis (11/6/2026) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara tegas menyatakan penolakannya terhadap rencana penyelenggaraan konser musisi asal Italia, Andrea Bocelli, di Indonesia. Penolakan ini didasari oleh rekam jejak dukungan sang penyanyi terhadap Israel yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai konstitusi bangsa.

“MUI berketetapan hati bahwa sesuai dengan amanah Pembukaan UUD 1945 bangsa Indonesia harus teguh memberikan simpati dan membela Palestina serta menghapuskan segala bentuk penjajahan yang dilakukan siapapun termasuk Zionis Israel,” ujar Dewan Pimpinan MUI, Sudarnoto A Hakim, dalam keterangannya di Jakarta pada hari Senin, 19 Oktober 2026.

Berdasarkan hasil penelusuran dan kajian mendalam dari berbagai sumber, MUI menemukan bukti kuat mengenai keterlibatan Andrea Bocelli dalam kegiatan yang menunjukkan simpati dan dukungan terhadap Israel. Salah satu insiden yang disorot adalah penampilan sang penyanyi dalam konser amal The Friends of Israel Defence Force (FIDF) di Los Angeles pada tahun 2010 silam.

“Acara ini dimaksudkan untuk menggalang dana bantuan kepada IDF, pasukan Zionis Israel yang selama ini telah dan terus melakukan genosida, menghancurkan Gaza, dan kejahatan internasional lainnya,” kata Sudarnoto.
 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sikap penolakan ini sejalan dengan Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 tentang Hukum Dukungan Terhadap Perjuangan Palestina. Dengan berpedoman pada aturan tersebut, Indonesia dinilai tidak boleh menjadi ruang publik bagi pihak-pihak yang secara terbuka memberikan simpati maupun dukungan kepada zionisme Israel, termasuk Andrea Bocelli.

“Membiarkan mereka melakukan kegiatan di Indonesia adalah pelanggaran serius terhadap amanah konstitusi, melukai bangsa Palestina dan merusak kemaslahatan umat dan bangsa,” tegasnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, pihak MUI mendorong pemerintah untuk mengambil langkah tegas dengan menolak memberikan izin sekaligus membatalkan seluruh rangkaian rencana konser Andrea Bocelli di Tanah Air.

Selain itu, MUI juga meminta pemerintah agar senantiasa istiqomah dalam mendukung pertumbuhan sektor ekonomi kreatif nasional yang bersih dari afiliasi dengan zionis Israel, sebagai wujud kedaulatan ekonomi dan kebudayaan bangsa.

“MUI meminta kepada pihak Andrea Bocelli dan semua pihak untuk memahami dan menghormati keputusan MUI ini serta berharap tidak menyampaikan pandangan yang kontra produktif atas sikap MUI ini,” pungkas Sudarnoto.
 
 
(Sumber: Antara)
 
 
x|close