Situasi Memanas, KBRI di Belgia Imbau WNI Tingkatkan Kewaspadaan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Okt 2026, 18:29
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Seorang pemilik toko membersihkan bagian depan tokonya yang rusak akibat unjuk rasa menentang tingginya biaya hidup di Paris, Prancis, Minggu (18/10/2026). Ilustrasi - Seorang pemilik toko membersihkan bagian depan tokonya yang rusak akibat unjuk rasa menentang tingginya biaya hidup di Paris, Prancis, Minggu (18/10/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Brussel - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Brussel mengeluarkan imbauan penting bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang menetap di Belgia untuk meningkatkan kewaspadaan tingkat tinggi. Peringatan ini dikeluarkan menyusul eskalasi aksi demonstrasi di berbagai wilayah yang berujung pada tindakan kekerasan dan kericuhan.

“Menyikapi perkembangan situasi terkini, termasuk demonstrasi di sejumlah wilayah di Belgia, KBRI di Brussel kembali mengimbau seluruh WNI di Belgia untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan diri,” tulis pernyataan resmi KBRI Belgia melalui akun Instagram resmi mereka, seperti dipantau di Jakarta pada hari Senin, 19 Oktober 2026.

Dalam imbauannya, pihak kedutaan secara khusus meminta para WNI agar secara aktif menghindari titik-titik lokasi yang berpotensi menjadi pusat kerumunan massa atau aksi unjuk rasa. WNI juga diminta untuk senantiasa memantau perkembangan informasi keamanan maupun potensi gangguan layanan publik yang bersumber langsung dari otoritas resmi Belgia.

Bagi warga yang mendesak untuk tetap beraktivitas di luar rumah menggunakan sarana transportasi umum, KBRI mengingatkan pentingnya mengecek jadwal operasional secara berkala. Hal ini mengingat potensi gangguan pada layanan moda transportasi massal seperti kereta, metro, trem, maupun bus.

Baca Juga: KBRI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Serangan Bandara di Riyadh

“Sesuaikan rencana perjalanan dan siapkan waktu tambahan, terutama untuk penerbangan atau perjalanan penting,” pesan KBRI Brussel.

Selain itu, WNI diimbau untuk selalu patuh terhadap arahan yang diberikan oleh aparat keamanan setempat, menjauh dari lokasi demonstrasi yang dapat mengancam ketertiban umum, serta menjaga jalur komunikasi tetap terhubung dengan keluarga dan memastikan ponsel senantiasa aktif.

Sebagai langkah antisipasi darurat, KBRI Brussel menyediakan nomor hotline khusus yang dapat dihubungi oleh WNI yang memerlukan bantuan mendesak di nomor +32 478 95 7214.

“KBRI di Brussel mengimbau seluruh WNI untuk tetap tenang, waspada, dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” pungkas pihak kedutaan.

Baca Juga: Saudi Keluarkan Peringatan Serangan, KBRI Imbau WNI Tetap Tenang

Gelombang aksi protes ini awalnya bermula dari gerakan para pelajar tingkat SMA dan mahasiswa di Prancis yang memprotes kondisi sektor pendidikan di negara tersebut. Demonstrasi itu kemudian merembes dan meluas hingga ke wilayah Belgia yang penduduknya mayoritas berbahasa Prancis.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa serupa juga berujung pada tindakan penegakan hukum oleh aparat setempat. Berdasarkan data kepolisian, aparat keamanan Belgia telah mengamankan sebanyak 195 orang dalam aksi demonstrasi yang menentang kebijakan pendidikan serta pemangkasan anggaran di wilayah Brussel dan Liege pada Sabtu, 17 Oktober 2026 lalu.

Penangkapan dan penahanan yudisial tersebut dilakukan terkait berbagai bentuk pelanggaran hukum di lapangan, di antaranya aksi pelemparan benda berbahaya ke arah petugas kepolisian, perlawanan saat proses penangkapan, hingga tindakan pembakaran yang disengaja.

(Sumber: Antara)

x|close