Antisipasi Kerusuhan, Kemlu Keluarkan Peringatan untuk WNI di Prancis dan Italia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Okt 2026, 11:55
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Polisi Prancis turun tangan untuk membubarkan para pengunjuk rasa dalam aksi protes nasional terkait kenaikan biaya hidup, harga bahan bakar, dan pendanaan pendidikan di Nancy, Prancis, pada Sabtu, (17/10/2026). Polisi Prancis turun tangan untuk membubarkan para pengunjuk rasa dalam aksi protes nasional terkait kenaikan biaya hidup, harga bahan bakar, dan pendanaan pendidikan di Nancy, Prancis, pada Sabtu, (17/10/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) secara resmi mengeluarkan imbauan keselamatan bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah Prancis dan Italia.

Peringatan ini disampaikan menyusul eskalasi keamanan dan gelombang kerusuhan massal yang meletus akibat demonstrasi menentang kenaikan biaya hidup di kedua negara tersebut pada akhir pekan lalu (17/10).

"KBRI di Paris dan KBRI di Roma telah menyampaikan imbauan kepada seluruh WNI di wilayah akreditasi terkait agar senantiasa berhati-hati dan mencermati perkembangan situasi keamanan," ujar Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, melalui keterangan tertulis di Jakarta pada hari Senin (19/10).

Melalui perwakilan diplomatik di Paris, Roma, dan Milan, pemerintah menginstruksikan para WNI agar secara aktif memantau informasi resmi yang dikeluarkan oleh otoritas setempat. WNI juga diminta untuk menjauhi titik-titik lokasi demonstrasi serta menghindari kerumunan massa guna mengantisipasi potensi bahaya.

Selain itu, para WNI diimbau untuk senantiasa menyesuaikan rencana perjalanan harian, mengingat aksi unjuk rasa berpotensi menimbulkan gangguan operasional pada layanan transportasi umum, serta mematuhi segala arahan dan instruksi keamanan dari aparat penegak hukum setempat.
 
 
Para pelajar berpawai melintasi pusat kota dalam sebuah demonstrasi publik di Nancy, Prancis, pada Sabtu (17/10/2026). Para pelajar turun ke jalan untuk menyuarakan tuntutan mereka terkait kebijakan pendidikan dan kepemudaan sebagai bagian dari rangk Para pelajar berpawai melintasi pusat kota dalam sebuah demonstrasi publik di Nancy, Prancis, pada Sabtu (17/10/2026). Para pelajar turun ke jalan untuk menyuarakan tuntutan mereka terkait kebijakan pendidikan dan kepemudaan sebagai bagian dari rangk

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris dan Roma memastikan akan terus memantau ketat perkembangan situasi keamanan di lapangan pascademonstrasi, serta menjaga jalur komunikasi aktif dengan simpul-simpul masyarakat dan WNI di wilayah akreditasi masing-masing.

Bagi WNI di Prancis atau Italia yang menghadapi situasi darurat akibat perkembangan situasi ini, pemerintah menyediakan layanan nomor darurat (hotline) yang dapat dihubungi sewaktu-waktu: Hotline KBRI Paris (Prancis): +33-6-2112-2109, Hotline KBRI Roma (Italia): +39-338-954-2333
 
Sebagai catatan, gelombang unjuk rasa besar-besaran yang memicu kerusuhan di Prancis terjadi akibat protes terhadap lonjakan biaya hidup dan harga kebutuhan. Berdasarkan data resmi Kementerian Dalam Negeri Prancis, situasi anarkis yang diwarnai bentrokan, penjarahan gerai ritel, dan vandalisme tersebut berujung pada penahanan hampir 2.400 orang, serta menyebabkan sekitar 1.000 personel aparat penegak hukum mengalami luka-luka.
 
Sementara itu, gelombang protes serupa yang berujung pada penjarahan dan kerusuhan juga melanda kawasan pusat kota Milan, Italia.
 
(Sumber: Antara)
 
x|close