Final FIFA ASEAN Cup, Ini Rute Alternatif Agar Tak Terjebak Macet di GBK

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Okt 2026, 12:54
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Seorang polisi mengatur arus lalu lintas di Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Minggu 3 September 2023. ANTARA FOTO/Media Center KTT ASEAN 2023/Risa Krisadhi/pras. Ilustrasi - Seorang polisi mengatur arus lalu lintas di Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Minggu 3 September 2023. ANTARA FOTO/Media Center KTT ASEAN 2023/Risa Krisadhi/pras.

NTVNews.id , Jakarta - Laga final FIFA ASEAN Cup 2026 yang mempertemukan Timnas Indonesia dan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senin, 5 Oktober 2026, diperkirakan meningkat kepadatannya lalu melintasi sejumlah ruas jalan Jakarta.

Mengantisipasi kondisi tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta menyiapkan skema pengaturan lalu lintas secara situasional di sekitar kawasan GBK. Sebanyak 80 petugas Dishub diterjunkan untuk membantu mengatur arus kendaraan selama pertandingan berlangsung.

Pertandingan final Indonesia versus Thailand dijadwalkan dimulai pada pukul 20.00 WIB hingga selesai. Masyarakat yang melintas di sekitar kawasan GBK pun diimbau mengantisipasi perubahan kondisi lalu lintas dan menyesuaikan waktu perjalanan.

Kepala Dishub Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, personel yang disiagakan akan melakukan pengaturan lalu lintas sesuai situasi di lapangan.

"Kami menyiagakan 80 petugas dan rute alternatif untuk mengantisipasi kepadatan di sekitar GBK. Kami mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan untuk mengikuti Arah petugas di lapangan, menyesuaikan waktu perjalanan, serta memanfaatkan rute alternatif yang tersedia guna mendukung kelancaran lalu lintas selama pelaksanaan pertandingan," kata Budi dalam keterangannya, Senin, 5 Oktober 2026.

Pengaturan Lalu Lintas Bersifat Situasional

GBK <b>(Instagram @love_gbk)</b> GBK (Instagram @love_gbk)

Sementara itu, pengaturan lalu lintas bersifat situasional dengan rute alternatif yang dapat dilalui sebagai berikut:

1. Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan dari arah Selatan:

A. Blok M menuju Utara (Tanah Abang), dapat menggunakan rute Jalan Panglima Polim - Jalan Kyai Maja - Jalan Sultan Iskandar Muda (berputar di depan Gandaria City) - Jalan Teuku Nyak Arief- Jalan Tentara Pelajar - Jalan Penjernihan - Jalan KH. Mas Mansyur, dan seterusnya.

B. Sementara perjalanan dari Blok M menuju Barat (Slipi) dapat melalui Jalan Panglima Polim Jalan Kyai Maja - Jalan Sultan Iskandar Muda (berputar di depan Gandaria City) - Jalan Teuku Nyak Arief - Jalan Tentara Pelajar - Jalan Letjen S. Parman - dan seterusnya.

C. Dari arah Blok M menuju Timur atau Kampung Melayu, masyarakat dapat melalui Jalan Trunojoyo, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Gunawarman, Jalan Senopati, Jalan Suryo, Jalan Kapten Tendean, Jalan HR Rasuna Said, Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan Raya Casablanca, dan seterusnya.

2. Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan dari arah Utara:

A. Tanah Abang menuju Blok M dapat melalui Jalan KH. Mas Mansyur - Jalan Penjernihan - Jalan Pejompongan - Jalan Tentara Pelajar - Jalan Teuku Nyak Arief - Jalan Kebayoran Baru - Jalan Kyai Maja - Jalan Panglima Polim, dan seterusnya.

3. Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan dari arah Barat:

A. Dari arah Slipi menuju Selatan (Blok M), masyarakat dapat menggunakan Jalan Letjen S. Parman - Jalan Tentara Pelajar - Jalan Teuku Nyak Arief - Jalan Kebayoran Baru - Jalan Pakubuwono VI - Jalan Bumi - Jalan Kyai Maja - Jalan Panglima Polim, dan seterusnya.

B. Dari arah dari Slipi menuju Timur (Tebet), dapat melalui Jalan S. Parman - Jalan Pejompongan - Jalan Penjernihan - Jalan RM Margono - Jalan Galunggung - Jalan Dr. Saharjo - Jalan Prof. Dr. Soepomo - Jalan MT Haryono, dan seterusnya.

4. Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan dari Arah Timur:

A. Dari arah Tebet menuju Barat (Slip) saya dapat melalui Jalan Kapten Tendean - Jalan Wolter Monginsidi - Jalan Trunojoyo - Jalan Kyai Maja - Jalan Sultan Iskandar Muda (berputar di depan Gandaria City) - Jalan Teuku Nyak Arief - Jalan Tentara Pelajar - Jalan Letjen S. Parman, dan seterusnya.

10.121 Personil Gabungan Amankan

Ilustrasi - Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional <b>(Antara)</b> Ilustrasi - Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional (Antara)

Sementara itu, Polda Metro Jaya menyiagakan 10.121 personel gabungan guna mengamankan laga tersebut. Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Brigjen Pol. La Ode Aries El Fathar memimpin langsung pelaksanaan Tactical Floor Game di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, pada hari yang sama. Simulasi ini digelar guna menentukan penempatan personel, alur mobilitas pendukung, rekayasa lalu lintas, hingga langkah kontinjensi.

“TFG ini untuk memastikan penempatan personel dan pola pelaksanaan di lapangan dapat memahami seluruh elemen. Hasilnya juga harus diserahkan kepada para penggerak dan personel terkait agar pelaksanaan terarah dan terkoordinasi,” ujar La Ode dikutip dari Antara.

Pengaturan pertandingan di SUGBK dijadwalkan bergulir dalam dua sesi. Laga perebutan tempat ketiga antara Malaysia dan Vietnam akan dihelat terlebih dahulu pada pukul 16.00 WIB, kemudian dilanjutkan pesta puncak antara Indonesia kontra Thailand pada pukul 20.00 WIB.

Ribuan petugas gabungan sendiri disebar di berbagai titik vital, mulai dari rute perjalanan, akses pintu masuk, area tribun, kawasan internal GBK, kantong kumpul suporter, hingga ruas jalan di sekitar Senayan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto juga mengimbau para pendukung kedua kesebelasan serta masyarakat umum agar selalu menjaga keamanan dan kenyamanan.

"Berikan dukungan secara tertib dan sportif. Ikuti pemeriksaan dan arahan petugas serta hindari membawa barang-barang yang dilarang," katanya.

Adapun penerapan rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan SUGBK bersifat situasional mengikuti kondisi di lapangan.

x|close