John Herdman Bertekad Putus Rekor Buruk Indonesia saat Hadapi Thailand di Final

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Okt 2026, 09:41
thumbnail-author
Amanda Putri Utomo
Penulis
thumbnail-author
Zaki Islami
Editor
Bagikan
Pelatih Kepala Timnas Indonesia John Herdman memberikan keterangan kepada awak media dalam sesi latihan jelang melawan Bangladesh pada FIFA ASEAN Cup di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (30/9/2026). Pelatih Kepala Timnas Indonesia John Herdman memberikan keterangan kepada awak media dalam sesi latihan jelang melawan Bangladesh pada FIFA ASEAN Cup di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (30/9/2026). (ANTARA)

Ntvnews.id, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menjadikan catatan pertemuan dengan Thailand sebagai salah satu motivasi untuk membawa skuad Garuda meraih kemenangan pada final FIFA ASEAN Cup 2026. Kedua tim akan bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB.

Herdman menyadari Thailand memiliki rekam jejak yang lebih baik ketika berhadapan dengan Indonesia. Karena itu, laga final menjadi kesempatan bagi pelatih asal Inggris tersebut untuk mengubah tren pertemuan kedua tim sekaligus mengantarkan Indonesia meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

"Ya, saya melihat sejarah pertandingan kedua tim. Saya pikir Thailand telah memenangkan cukup banyak pertandingan melawan Indonesia," kata Herdman pada sesi jumpa pers pra-pertandingan di SUGBK, Minggu.

"Jadi, saya yakin mereka akan percaya diri. Mereka memiliki sejarah kemenangan atas Indonesia. Bagi kami, itu merupakan langkah penting yang harus diambil para pemain ini untuk membalikkan tren tersebut," tambah dia,

"Jadi, saya yakin mereka akan percaya diri. Mereka memiliki sejarah kemenangan atas Indonesia. Bagi kami, itu merupakan langkah penting yang harus diambil para pemain ini untuk membalikkan tren tersebut," tambah dia,

Baca Juga: Hari Ini Gianni dan Prabowo Bakal Saksikan Final FIFA ASEAN Cup 2026

Secara keseluruhan, Indonesia dan Thailand telah bertemu sebanyak 78 kali sejak 1957. Thailand mencatat 37 kemenangan, sedangkan Indonesia mengoleksi 25 kemenangan. Sebanyak 16 pertandingan lainnya berakhir imbang.

Dominasi Thailand juga terlihat dalam 10 pertemuan terakhir. Indonesia hanya mampu meraih dua kemenangan, sementara Thailand mengamankan lima kemenangan dan tiga pertandingan lainnya berakhir tanpa pemenang.

Indonesia terakhir kali mengalahkan Thailand satu dekade lalu, tepatnya pada leg pertama final Piala AFF 2016. Saat itu, skuad Garuda berhasil membalikkan keadaan dan menang 2-1.

Indonesia sempat tertinggal setelah Teerasil Dangda mencetak gol untuk Thailand. Namun, Hansamu Yama dan Rizky Pora kemudian mencetak gol yang membawa Indonesia berbalik unggul hingga pertandingan berakhir.

Menghadapi pertandingan final kali ini, Herdman juga telah mempelajari karakter permainan Thailand di bawah arahan pelatih Anthony Hudson. Menurutnya, Thailand memiliki kemampuan beradaptasi dengan cepat dan dapat mengubah pendekatan taktik sesuai situasi pertandingan.

Herdman pun memiliki pengalaman mengenal Hudson sejak keduanya berkiprah di sepak bola Amerika Utara. Ketika Hudson menjadi asisten pelatih tim nasional Amerika Serikat, Herdman saat itu menangani tim nasional Kanada.

Baca Juga: Prabowo dan Infantino Bakal Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

"Jadi, sebanyak apa pun yang saya ketahui tentang Thailand, termasuk apakah mereka bermain dengan formasi diamond dan mengubahnya menjadi lima bek, atau berpindah dari lima bek ke formasi 4-2-1-3 atau 4-3-3, yang pernah kami lihat dilakukan Anthony Hudson, dia sangat fleksibel dan adaptif. Dia pelatih top. Saya mengenalnya dari Amerika Utara. Dia sangat bagus dalam pekerjaannya," ucap Herdman.

Meski telah mempelajari berbagai kemungkinan strategi Thailand, Herdman menilai kesiapan mental pemain akan menjadi faktor penting dalam menentukan hasil pertandingan. Fokus terhadap permainan sendiri dan kemampuan memaksimalkan peluang disebut menjadi kunci bagi Indonesia.

"Pada akhirnya, yang terpenting adalah semangat yang kami tunjukkan ketika memasuki pertandingan dan mentalitas kami, seperti yang Kevin sampaikan. Jika kami membawa mentalitas yang tepat, fokus pada diri sendiri, dan mampu memanfaatkan momen-momen yang kami dapatkan, kami akan memiliki peluang yang bagus," tutup dia.

Final melawan Thailand pun menjadi kesempatan bagi Herdman dan para pemain Indonesia untuk mengakhiri dominasi lawan sekaligus mencatat sejarah baru dengan mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026 di hadapan pendukung sendiri.

(Sumber: ANTARA) 

x|close