Ntvnews.id, Jakarta - Ada harapan khusus yang dibawa para pelajar di balik lantunan lagu-lagu perjuangan pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis, 1 Oktober 2026.
Usai mempersembahkan aubade dalam rangkaian kegiatan yang dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, konduktor dari SMKN 2 Cibinong Jawa Barat Pipit Nurwidayati menyampaikan harapannya agar pemerintah memberikan perhatian lebih besar terhadap pengembangan musik orkestra di kalangan pelajar.
Pipit merupakan konduktor yang memimpin penampilan orkestra dan aubade pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Bersama para pelajar dengan alat musik dan pakaian adat dari berbagai daerah, ia menceritakan memiliki waktu latihan selama tiga pekan sebelum bertugas.
Menurut Pipit, waktu latihan yang relatif singkat tidak menjadi penghalang bagi timnya untuk menampilkan karya terbaik. Kekompakan menjadi kunci hingga para pelajar bisa tampil dalam momentum nasional tersebut.
Baca Juga: Menbud: Museum Kesaktian Pancasila Abadikan Bukti Perjuangan Pahlawan
“Tim ini sebenarnya tim yang sangat-sangat solid. Dengan durasi tiga minggu kita latihan, kita menghasilkan karya-karya yang dapat dimainkan di Hari Kesaktian Pancasila,” paparnya.
Sejumlah lagu yang dibawakan bertema kebangsaan dan perjuangan. Bagi Pipit, lagu-lagu tersebut bukan sekadar hiburan setelah rangkaian upacara, tetapi menjadi medium untuk kembali mengingat pengorbanan para pahlawan bangsa.
“Yang disampaikan salah satunya bahwa kita mengenang jasa-jasa para pahlawan yang dahulu. Sehingga lagu-lagu perjuangan atau lagu-lagu nasional yang kita mainkan itu tersampaikan oleh masyarakat,” jelasnya.
Pipit juga memaknai nilai Pancasila melalui kebersamaan. Menurut dia, semangat persatuan harus terus dirawat tanpa membeda-bedakan satu dengan yang lain.
Baca Juga: Prabowo Resmikan Revitalisasi Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya
“Yang kita lakukan yaitu kebersamaan. Kebersamaan solid. Untuk merata, merakyat, yang penting tidak membeda-bedakan,” tuturnya.
Di balik kebanggaan tampil dalam momentum Hari Kesaktian Pancasila, Pipit membawa harapan khusus kepada Presiden Prabowo. Ia berharap Kepala Negara memberikan perhatian terhadap perkembangan musik orkestra di tingkat pelajar, khususnya sekolah menengah kejuruan.
Menurutnya, keberadaan orkestra di kalangan remaja masih relatif jarang. Karena itu, ia berharap sekolahnya suatu saat mendapat kesempatan dikunjungi Presiden Prabowo sehingga pemerintah dapat melihat langsung bagaimana para pelajar mengembangkan kemampuan bermusik mereka.
“Harapan ke pemerintah salah satunya lebih ke musik, terutama di orkestra. Ini sangat-sangat jarang untuk orkestra di remaja. Mungkin lebih, terutama untuk SMK itu, hanya satu-satunya di Jawa Barat,” kata Pipit.
Undang Prabowo Nonton Orkestra
Ia pun secara terbuka mengundang Presiden Prabowo untuk melihat aktivitas orkestra para pelajar di sekolahnya.
“Semoga Bapak sekali-kali bisa menengok ke sekolah kami dan bisa melihat orkestra kami seperti apa, tingkatan remaja,” ujarnya.
Bahkan, Pipit mengaku siap membawa timnya memainkan orkestra apabila suatu saat memperoleh kesempatan bertemu langsung dengan Presiden Prabowo.
“Dapat kesempatan bertemu, insyaallah kita akan bermain orkestra jika diizinkan di tempat Bapak dan bertemu dengan Bapak,” katanya.
Kesempatan itu, lanjut Pipit, juga ingin dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai tantangan yang selama ini mereka hadapi dalam mengembangkan orkestra pelajar.
“Kita akan menyampaikan keluh kesah yang kita hadapi selama ini, selama ini kita menjalankan orkestra di upacara atau aubade saja,” katanya.
Salah satu kebutuhan yang paling dirasakan, menurut Pipit, adalah ketersediaan alat musik. Dukungan sarana dinilai penting agar kemampuan para pelajar tidak berhenti pada penampilan dalam kegiatan seremonial, tetapi bisa terus berkembang.
“Penginnya lebih maju lagi, dukungan dari Bapak. Kami mohon untuk istilahnya bantuan alat musik karena kita sangat membutuhkan di acara-acara seperti ini,” katanya.
Tampil Saat Kesaktian Pancasila, Konduktor Aubade Titip Harapan ke Prabowo: Kembangkan Orkestra di Sekolah.