Ganjar Pranowo Kenang Pertemuan Terakhir dengan Guruh Soekarnoputra

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Sep 2026, 16:38
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ganjar Pranowo di rumah duka Guruh Soekarnoputra   Ganjar Pranowo di rumah duka Guruh Soekarnoputra (NTVNews.id/Adiansyah)

NTVNews.id, Jakarta - Kepergian Guruh Soekarnoputra meninggalkan duka mendalam bagi sejumlah tokoh, termasuk mantan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Ganjar mengenang pertemuan terakhirnya dengan seniman sekaligus budayawan tersebut yang masih menunjukkan kecintaan besar terhadap seni, budaya, dan Pancasila.

Ia menyampaikan belasungkawa saat mendatangi rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jalan Sriwijaya Raya Nomor 26, Jakarta, Sabtu, 26 September 2026. Ia menyebut Guruh sebagai legenda Indonesia yang memiliki perhatian serius terhadap perkembangan seni dan kebudayaan Tanah Air.

Menurut Ganjar, pertemuan terakhirnya dengan Guruh berlangsung sekitar tiga bulan sebelum almarhum meninggal dunia. Saat itu, ia sempat menjenguk Guruh di rumah sakit dan berbincang cukup lama mengenai berbagai hal, terutama seni, budaya, serta nilai-nilai Pancasila.

"Sebenarnya 3 bulan yang lalu saya nengok beliau di rumah sakit ya, kita ngobrol banyak. Beliau masih cerita soal seni, budaya, gitu ya. Cerita tentang Pancasila, gitu. Itu luar biasa lah menurut saya," katanya.

Bagi Ganjar, Guruh bukan hanya seorang seniman yang menghasilkan karya, tetapi juga sosok yang memiliki kesungguhan dalam menjaga dan mengembangkan seni serta budaya Indonesia.

Keseriusan tersebut masih terlihat ketika Ganjar menjenguknya beberapa bulan lalu. Di tengah kondisi kesehatan yang dihadapinya, Guruh tetap menunjukkan antusiasme membicarakan seni, kebudayaan, hingga Pancasila.

Ganjar juga menceritakan bagaimana dirinya memperoleh kabar mengenai kondisi Guruh menjelang kepergiannya. Saat itu, ia sedang berada di Yogyakarta dan mendapatkan informasi dari sejumlah rekannya melalui X.

Mendengar kabar tersebut, Ganjar mengaku terus berupaya memastikan perkembangan kondisi Guruh, termasuk ketika almarhum dikabarkan berada dalam masa kritis.

"Terus yang kemarin kita enggak tahu, saya hanya dikabari dari kawan-kawan di Twitter pas saya di Jogja. Sehingga sampai proses-proses kritis kita check and recheck aja. Sampai dengan tadi pagi," sambungnya.

Ia juga menyampaikan doa agar almarhum mendapatkan akhir kehidupan yang baik atau husnul khotimah.

"Saya melihat memang beliau orang sangat serius untuk urusan seni dan budaya. Legenda Indonesia, ya. Kita berdoa mudah-mudahan husnul khotimah, ya," tutupnya.

x|close