Preskom NT Corp Nurdin Tampubolon Buka Peluang Peserta Magang Nasional Jadi Karyawan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Sep 2026, 13:11
thumbnail-author
Dedi
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Preskom NT Corp Nurdin Tampubolon Preskom NT Corp Nurdin Tampubolon (NTV)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Komisaris NT Corp Dr. Ir. Nurdin Tampubolon, MM membuka peluang bagi peserta Maganghub untuk bergabung menjadi karyawan setelah menyelesaikan program magang selama enam bulan.

Hal itu disampaikan Nurdin dalam pembukaan Maganghub yang digelar di Nusantara Hall, Lantai 9 NT Tower, Jakarta, Senin (21/9/2026).

Nurdin mengatakan NT Corp membutuhkan sumber daya manusia untuk mendukung pengembangan berbagai lini bisnis perusahaan. Karena itu, peserta yang mampu menunjukkan kinerja dan prestasi sesuai standar perusahaan memiliki kesempatan melanjutkan karier di lingkungan NT Corp.

"NT Corp komit apabila kalian bisa berprestasi yang baik sesuai diharapkan daripada perusahaan, mudah-mudahan kalian satu pun tidak ada yang keluar nantinya setelah enam bulan magang di sini," kata Nurdin.

NT Corp menaungi sejumlah lini usaha, di antaranya PT Bangkitgiat Usaha Mandiri, PT Nusantara Media Mandiri, dan Novotel Jakarta Pulomas. Menurut Nurdin, kebutuhan tenaga kerja tersebar di sejumlah sektor mulai dari media, perkebunan, perhotelan hingga energi.

BOD NT Corp, Tommy William Tampubolon <b>(Istimewa)</b> BOD NT Corp, Tommy William Tampubolon (Istimewa)

Sementara itu, Direktur NT Corp Tommy William Tampubolon, NT Corp mendukung penuh Program Magang Nasional atau Magang Hub sebagai bagian dari upaya memperluas akses generasi muda terhadap pengalaman kerja dan meningkatkan kesiapan mereka memasuki dunia profesional.

Program ini sejalan dengan kebutuhan dunia usaha untuk mendapatkan talenta-talenta muda yang memiliki kompetensi, pengalaman, serta pemahaman terhadap dinamika industri.

"Keterlibatan dunia usaha menjadi bagian penting dalam menyukseskan program yang menjadi salah satu agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tersebut," ujar Tommy.

Tommy melanjutkan, NT Corp siap berkontribusi melalui penyediaan ruang belajar dan pengalaman kerja bagi peserta magang, sehingga program ini tidak hanya menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan industri, tetapi juga dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia dan membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda.

Arsip foto - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (kanan) bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kiri) meresmikan 'kick off' program Magang Nasional (MagangHub) Angkatan II batch I di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta <b>(Antara)</b> Arsip foto - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (kanan) bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kiri) meresmikan 'kick off' program Magang Nasional (MagangHub) Angkatan II batch I di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta (Antara)

Sementara itu, Nurdin menyebut NT Corp menargetkan sekitar 300 peserta dalam beberapa tahapan program. Ia meminta peserta memanfaatkan masa magang untuk mencari ilmu sekaligus memperbanyak pengalaman kerja.

Menurutnya, terdapat empat aspek penting yang menjadi perhatian perusahaan dalam melihat kualitas peserta, yakni disiplin kerja, profesionalisme, kemampuan bekerja dalam tim, serta kepercayaan atau

trust.

Baca Juga: Nobar Final Spanyol vs Argentina, Nurdin Tampubolon Berharap Timnas Indonesia Bisa Ikut Piala Dunia 2030

"Jadi bagaimana kriteria terbaiknya? Tentunya pertama itu dinilai orang adalah disiplin kerja. Yang kedua itu adalah bagaimana kalian melakukan profesionalisme di situ. Yang ketiga bagaimana dengan teamwork? Teamwork-nya bagaimana? Yang keempat itu bagaimana kalian bisa dipercaya, trust," jelasnya.

Ia menegaskan kepercayaan menjadi hal penting dalam dunia profesional. Kemampuan dan kedisiplinan, menurutnya, tidak cukup apabila tidak disertai integritas.

Nurdin juga meminta peserta tidak ragu memulai dari pekerjaan paling dasar untuk mendapatkan pengalaman.

"Bekerja dari nol, carilah ilmu itu. Dari yang paling rendah pun rebutlah pengalaman itu supaya kalian bisa berhasil di mana pun kalian nanti bekerja setelah magang ini," katanya.

Selain etos kerja, Nurdin menyoroti pentingnya penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Kemampuan tersebut dinilai semakin penting untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing tenaga kerja Indonesia.

Direktur Utama Nusantara TV, Randy Tampubolon <b>(Istimewa)</b> Direktur Utama Nusantara TV, Randy Tampubolon (Istimewa)

Sebanyak 82 peserta mengikuti program Magang Nasional Batch 2 Tahun 2026 di lingkungan NT Corp. Para peserta akan menjalani program magang di sejumlah unit perusahaan dengan pendampingan mentor dari masing-masing bidang.

Direktur Utama PT Nusantara Media Mandiri atau Nusantara TV sekaligus Board of Directors (BOD) NT Corp, Randy Tampubolon, mengatakan 82 peserta tersebut berasal dari tiga unit perusahaan.

Hal itu disampaikan Randy dalam acara pembukaan Maganghub yang digelar di Nusantara Hall, Lantai 9 NT Tower, Jakarta, Senin, 21 September 2026.

"Jadi dari PT BUM yang akan peserta magang kali ini ada 34 orang kalau tidak salah ya Bu Bonita. Baru dari NTV itu ada 39 Pak Preskom, dan dari Novotel itu ada 9. Jadi total 82 orang pada batch 2 ini yang ikut berpartisipasi pada program Magang Nasional 2 tahun 2026," kata Randy.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli  <b>(Antara)</b> Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli (Antara)

Seperti diketahui, Kementerian Ketenagakerjaan resmi memulai periode pelaksanaan program Magang Nasional (MagangHub) Tahun 2026 Tahap 2 pada hari ini, Senin, 21 September 2026. Program ini ditujukan untuk menjembatani para lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi dalam mempersiapkan diri sebelum terjun langsung ke dunia kerja.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menyatakan bahwa program magang ini dirancang untuk memberikan segudang manfaat praktis bagi pesertanya.

“Melalui proses pemagangan yang tepat, peserta dapat mengembangkan kompetensi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja,” tegas Darmawansyah dalam keterangannya.

x|close