Pemadaman Lampu 60 Menit di Jakarta Pangkas 74,23 Ton Emisi Karbon

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Sep 2026, 15:44
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
April
Editor
Bagikan
Ilustrasi kota Jakarta Ilustrasi kota Jakarta (Pixabay)

NTVNews.id , Jakarta - Aksi pemadaman lampu selama 60 menit di Jakarta dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia berhasil menghemat energi sekaligus mencatat pengurangan emisi karbon yang cukup signifikan.

Aksi yang digelar pada Sabtu, 19 September 2026 pukul 20.30-21.30 WIB tersebut diperkirakan mampu mengurangi emisi sebesar 74,23 ton CO₂e. Angka itu berdasarkan hasil rekapitulasi PLN UID Jakarta Raya.

Selain menekan emisi, kegiatan tersebut juga menghasilkan penghematan listrik sebesar 92,79 megawatt-jam (MWh). Perhitungan itu mencakup partisipasi dari lima wilayah administrasi kota di Jakarta serta Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.

Baca Juga: Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada Sabtu 19 September

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Dudi Gardesi mengatakan pencapaian tersebut menjadi penyemangat untuk membangun kebiasaan hemat energi secara berkelanjutan.

Menurut Dudi, upaya mengurangi konsumsi energi tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Masyarakat dapat mengambil bagian melalui kebiasaan sehari-hari, baik di rumah, tempat kerja, maupun tempat usaha.

"Aksi satu jam ini mengingatkan kita bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui kebiasaan sehari-hari. Mematikan lampu yang tidak diperlukan dan menggunakan peralatan listrik sesuai kebutuhan merupakan langkah sederhana yang bisa kita lakukan bersama. Jika dijalankan secara konsisten, manfaatnya dapat terus bertambah," kata Dudi dikutip dari situs berita resmi Pemprov DKI, Senin, 21 September 2026.

Pesan itu menunjukkan bahwa aksi lingkungan tak berhenti ketika lampu kembali menyala. Justru, momentum Hari Ozon dapat menjadi pengingat untuk mengubah kebiasaan penggunaan energi dalam kehidupan sehari-hari.

Dibandingkan aksi serupa dalam rangka Hari Lingkungan Hidup pada 13 Juni 2026, penghematan listrik dalam aksi Hari Ozon kali ini mengalami peningkatan.

Pada kegiatan sebelumnya, penghematan listrik tercatat sebesar 75,18 MWh. Sementara itu, aksi pemadaman lampu pada 19 September 2026 menghasilkan penghematan mencapai 92,79 MWh. Artinya, terjadi pengurangan sebesar 23,42 persen.

Baca Juga:  Jakarta Matikan Lampu 1 Jam, Pangkas 60,14 Ton Emisi

Bagi Pemerintah Provinsi DKI, peningkatan tersebut menjadi dorongan untuk terus mengajak masyarakat membangun budaya hemat energi. Penggunaan listrik secara bijak dapat menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih berkelanjutan.

Tak hanya berdampak pada konsumsi energi dan emisi, kegiatan tersebut juga memberikan manfaat secara ekonomi. Berdasarkan rekapitulasi PLN UID Jakarta Raya, aksi satu jam tersebut menghasilkan penghematan biaya listrik sebesar Rp134.271.696.

Dudi juga mengapresiasi masyarakat, pengelola gedung, pelaku usaha, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam aksi tersebut. Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan di Jakarta.

x|close