Purbaya Diganti, Rosan Pastikan Kereta Cepat Whoosh Tetap Dialihkan ke Kemenkeu

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Sep 2026, 18:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani memastikan proses pengalihan pengelolaan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tetap dilanjutkan meskipun terjadi pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara.

Rosan yang juga menjabat Menteri Investasi dan Hilirisasi mengatakan pergantian pimpinan di Kemenkeu tidak akan memengaruhi proses yang sedang berlangsung. Ia mengaku telah berkomunikasi dengan Suahasil untuk membahas berbagai program yang masih berjalan maupun pekerjaan yang belum dituntaskan.

"Saya rasa tidak akan masalah karena pergantian. Tadi sempat bicara dengan Pak Suahasil, semua program-program yang masih berjalan atau outstanding kita akan segera duduk bareng," kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 14 September 2026.

Baca Juga: Kemenkeu Target Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC pada Pertengahan September 2026

Arsip - Sejumlah penumpang menaiki kereta cepat Whoosh di peron Stasiun Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (29/3/2026). PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat penjualan tiket kereta cepat Whoosh pada periode Angkutan Leb <b>(Antara)</b> Arsip - Sejumlah penumpang menaiki kereta cepat Whoosh di peron Stasiun Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (29/3/2026). PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat penjualan tiket kereta cepat Whoosh pada periode Angkutan Leb (Antara)

Baca Juga: Purbaya Sebut Cicilan Utang Whoosh Rp1 Triliun per Tahun, Tenor 80 Tahun

Rosan menuturkan, dirinya dan Suahasil telah merencanakan pertemuan pada Kamis atau Jumat pekan ini. Pertemuan tersebut akan membahas sejumlah agenda yang berkaitan dengan Danantara serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi.

Menurut Rosan, Suahasil juga langsung bergerak untuk melanjutkan berbagai agenda yang berkaitan dengan proses pengalihan pengelolaan KCIC. Karena itu, keduanya akan segera melakukan pembahasan secara langsung.

"Beliau juga bergerak cepat, jadi kita akan bertemu langsung dengan beliau," kata Rosan.

Mengenai rencana serah terima (handover) KCIC yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 15 September 2026, Rosan memastikan tim masih bekerja agar seluruh proses dapat diselesaikan.

Meski demikian, Rosan belum memastikan apakah agenda serah terima tersebut tetap berlangsung sesuai jadwal atau akan mengalami penundaan.

"Tim langsung tetap bekerja. Mudah-mudahan sih minggu ini bisa beres semua," imbuhnya.

x|close