Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk mengakselerasi percepatan pembangunan di wilayah Jawa Barat.
"Karena hal itu, kami memandang perlu untuk datang ke sini sekaligus membangun kerja sama dalam mendukung pembangunan Jawa Barat. TNI Angkatan Udara memiliki sumber daya, sementara pemerintah daerah memiliki program dan prioritas yang harus dilaksanakan. Apabila seluruh potensi tersebut disatukan, tentu akan menjadi kekuatan bersama untuk membangun Jawa Barat," ujar Tonny dalam siaran pers resmi TNI AU di Jakarta, Jumat (4/9/2026).
Kolaborasi tersebut ditandai lewat penandatanganan kesepakatan bertajuk “Sinergi TNI AU Manunggal Karya Bakti Dirgantara untuk Akselerasi Pembangunan di Jawa Barat” yang digelar di Jawa Barat pada Kamis (3/9/2026).
Tonny menilai dukungan terhadap pembangunan di Jawa Barat sangat krusial mengingat posisinya yang teramat vital, terutama dari kacamata pertahanan udara nasional. Kesiapan tersebut dibuktikan dengan bercengkeramanya tujuh pangkalan udara (lanud) militer milik TNI AU di bawah koridor Jawa Barat.
Atas sambutan hangat yang diberikan, KASAU menyampaikan apresiasi tingginya kepada Gubernur Dedi Mulyadi beserta seluruh jajaran Pemprov Jawa Barat atas keterbukaan mereka menjalin kemitraan strategis ini.
Kendati demikian, pihak TNI AU belum merinci secara detail mengenai skema bantuan maupun program-program fisik pembangunan prioritas yang akan digulirkan bersama di lapangan dalam waktu dekat.
"Kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antarlembaga sekaligus membuka peluang pemanfaatan potensi yang dimiliki untuk mendukung berbagai program pembangunan di Jawa Barat," tutur Tonny menutup keterangannya.
Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat berada di Jawa Barat, Kamis (3/9/2026) (Antara)