Drone Anka Diterbangkan dari Pontianak Pantau Atraksi Udara HUT ke-81 RI di Jakarta

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Agu 2026, 15:39
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono saat diwawancarai di Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (27/4/2026). ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono saat diwawancarai di Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (27/4/2026). ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - TNI Angkatan Udara (TNI AU) menerbangkan drone Anka dari Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, untuk mengawasi aktivitas penerbangan selama rangkaian atraksi udara HUT ke-81 Republik Indonesia di kawasan Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (17/8/2026).

Keberadaan drone buatan Turki itu dikonfirmasi Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Mohamad Tonny Harjono. Meski Anka mengudara di atas wilayah Jakarta, keberadaannya tidak terlihat oleh masyarakat dari bawah.

"Iya, tapi tidak kelihatan," kata Tonny kepada Republika di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin.

Tonny menjelaskan, Anka sengaja didatangkan dari Pontianak untuk menjalankan misi pemantauan udara selama pelaksanaan atraksi. Drone tersebut bertugas mengawasi pergerakan berbagai pesawat yang beraktivitas di wilayah Jakarta.

"Iya diterbangkan di atas kita, sejak tadi pagi terbang di atas Jakarta," kata Tonny.

Dalam pelaksanaan HUT ke-81 RI tahun ini, Anka juga menjadi bagian dari rangkaian penampilan kekuatan udara TNI AU. Drone tersebut tampil bersamaan dengan sejumlah alutsista udara, termasuk jet tempur Rafale dan pesawat angkut Airbus A400M.

Meski berada dalam rangkaian atraksi udara, fungsi Anka berbeda dengan pesawat-pesawat yang tampil untuk pertunjukan. Drone tersebut menjalankan peran pengawasan dengan memantau kondisi serta pergerakan pesawat di sekitar wilayah Jakarta.

Baca Juga: Semarak Cinta Tanah Air dan Keberagaman Warnai Pertunjukan Kesenian HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Tonny menegaskan bahwa Anka tetap menjadi bagian dari atraksi alutsista TNI AU pada perayaan HUT ke-81 RI, tetapi memiliki tugas khusus selama kegiatan berlangsung.

Sementara itu, penampilan udara TNI AU juga semakin semarak dengan aksi Jupiter Aerobatic Team (JAT). Dalam geladi bersih yang berlangsung di atas Istana Merdeka pada Sabtu (15/8/2026), tim aerobatik tersebut menggunakan teknologi smoke generating system (SGS).

Teknologi yang dikembangkan Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Udara (Dislitbangau) itu membuat setiap manuver pesawat KT-1B Woong Bee dapat terlihat lebih jelas melalui jejak asap merah dan putih yang keluar dari bagian belakang pesawat.

Kepala Penerangan Komando Operasi Udara Nasional (Kapen Koopsudnas) Kolonel Sonaji Wibowo mengatakan penggunaan teknologi tersebut ditujukan untuk memperkuat visual atraksi JAT sehingga setiap formasi dan manuver dapat dinikmati penonton.

"Teknologi ini dikembangkan Dislitbangau untuk mendukung agar setiap manuver JAT makin lebih bermakna dan menarik ditonton," kata Sonaji di Jakarta, Ahad (16/8/2026).

Sonaji menjelaskan, SGS bekerja dengan smoke oil system (SOS) untuk menghasilkan jejak asap ketika pesawat JAT melakukan berbagai manuver di udara. Jejak tersebut sekaligus membantu memperlihatkan pola penerbangan dan formasi yang dibentuk tim aerobatik.

Dengan kombinasi pengawasan menggunakan drone Anka dan atraksi udara JAT, rangkaian pertunjukan udara TNI AU dalam perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta tidak hanya menampilkan kemampuan alutsista, tetapi juga memperlihatkan pemanfaatan teknologi dalam mendukung pelaksanaan kegiatan udara berskala besar.

HIGHLIGHT

x|close