Pramono: Program Pilah Sampah Kurangi Kiriman ke Bantargebang 500 Ton per Hari

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Sep 2026, 13:55
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (Ntvnews.id/Adiansyah)

NTVNews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan adanya penurunan volume sampah yang dikirim dari Jakarta ke TPST Bantargebang, Bekasi. Pengurangan tersebut disebut mencapai sekitar 500 ton setiap hari setelah program pemilahan sampah dari sumber mulai diterapkan.

Ia mengatakan kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mengatasi persoalan sampah Jakarta yang selama ini menjadi tantangan besar.

Menurutnya, penerapan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber mulai menunjukkan hasil positif. Salah satu indikatornya terlihat dari berkurangnya volume sampah yang masuk ke TPST Bantargebang.

"Sekarang ini ada penurunan angka cukup signifikan di Bantargebang. Turun kurang lebih 500 ton per hari," ucapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 3 September 2026.

Baca Juga: Pramono Sebut Jumlah Truk Sampah ke Bantargebang Berkurang Sejak Pilah Sampah

Sampah di Bantargebang <b>(DLH DKI)</b> Sampah di Bantargebang (DLH DKI)

Baca Juga: Pramono Dorong Hotel, Restoran, dan Kafe di Jakarta Wajib Pilah Sampah

Ia menilai perkembangan tersebut menjadi sinyal positif dalam upaya Pemprov DKI mengurangi ketergantungan terhadap tempat pengolahan sampah di Bantargebang.

"Dan persoalan sampah ini walaupun dengan berbagai tantangan, tapi saya melihat progresnya sebenarnya menjadi jauh lebih baik," ungkapnya.

Selain pemilahan sampah, Pramono menyebut Pemprov DKI tengah menyiapkan pengolahan sampah di kawasan Cilangkap.

Menurut dia, fasilitas tersebut nantinya dapat dikembangkan untuk mendukung berbagai kebutuhan, termasuk pemanfaatan hasil pengolahan sampah untuk sektor peternakan.

"Pilah yang organik dan anorganiknya, termasuk yang di Cilangkap yang sudah kita siapkan, nanti kalau progresnya untuk sapi, unggas, ayam, dan macam-macam, sudah ini kami akan undang Teman-teman sekalian untuk melihat secara langsung," ungkap Pramono.

HIGHLIGHT

x|close