Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan dirinya masuk dalam bursa calon Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) karena mendapat penugasan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Budi mengatakan, sebagai pejabat yang mendapat mandat dari Presiden, dirinya berkewajiban menjalankan tugas tersebut.
"Ya saya kalau ditugaskan oleh Bapak Presiden, ya harus kita lakukan," kata Budi di Kantor Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026.
Budi menjelaskan, Prabowo mendorong dirinya maju sebagai kandidat Dirjen WHO karena hingga kini belum ada warga negara Indonesia yang menduduki posisi pimpinan tertinggi di lembaga-lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Menurut Budi, Presiden menilai Indonesia sebagai salah satu negara besar memiliki peluang untuk mengambil peran lebih besar dalam organisasi internasional.
Selain itu, Prabowo juga ingin agar aspirasi negara-negara berkembang atau kelompok global south memperoleh perhatian lebih besar dalam forum internasional.
"Dan Bapak Presiden kan sangat apa ya, Bapak Presiden kan sangat besar influence nya atau pengaruhnya di sana, jadi beliau menitipkan amanah ke saya kalau bisa wakililah negara-negara berkembang ini agar mendapatkan perhatian di tataran global," ucapnya.
Baca Juga: Gus Kikin dan KH Miftach Pimpin PBNU, Idrus Marham: Duet yang Ideal Buat NU
Nama Budi Gunadi Sadikin saat ini tercatat dalam daftar calon prospektif untuk posisi Direktur Jenderal WHO. Berdasarkan informasi di situs resmi WHO, Budi bersaing dengan tiga kandidat lainnya.
Ketiga kandidat tersebut yakni Hanan Mohammed Al-Kuwari dari Qatar, Hanan Balkhy dari Arab Saudi, serta Hans Henri P. Kluge yang diusulkan Belgia.
WHO menyatakan seluruh nama tersebut masih berstatus prospective candidates. Status pencalonan akan diperbarui setelah WHO secara resmi mengumumkan seluruh kandidat beserta proposal pencalonannya.
Pencalonan Budi menjadi perhatian karena latar belakangnya berbeda dari profil yang umumnya dimiliki pemimpin WHO. Budi diketahui menempuh pendidikan di bidang fisika nuklir dan sebelumnya memiliki pengalaman panjang di sektor perbankan serta dunia korporasi sebelum dipercaya menjabat sebagai Menteri Kesehatan.
Pencalonan tersebut menjadi bagian dari upaya Indonesia untuk meningkatkan peran dan keterwakilan negara dalam organisasi kesehatan dunia sekaligus membawa aspirasi negara-negara berkembang ke tingkat global.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (NTVnews)