Pramono: Penumpang LRT Kelapa Gading-Manggarai Diprediksi Capai 60-80 Ribu di Tahap Awal

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Agu 2026, 13:42
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

NTVNews.id , Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memperkirakan jumlah pengguna LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai dapat mencapai 60.000 hingga 80.000 penumpang pada tahap awal setelah jalur tersebut resmi beroperasi.

Hal itu disampaikan Pramono setelah Pemprov DKI Jakarta melakukan simulasi terkait potensi jumlah penumpang LRT Jakarta. Perpanjangan jalur hingga Manggarai dinilai akan meningkatkan jumlah pengguna secara signifikan karena jangkauan layanan transportasi publik semakin luas.

“Dan kami memperkirakan nanti kalau sudah tersambung dari Kelapa Gading sampai dengan Manggarai ini, kurang lebih antara 60 sampai 80 ribu di tahap-tahap awal,” katanya saat meninjau kesiapan jelang peresmian LRT Jakarta jalur Velodrome-Manggarai di halte Manggarai, Jakarta Selatan, Senin, 24 Agustus 2026.

Penumpang LRT Diprediksi Naik

Pramono membandingkan potensi jumlah penumpang dengan kondisi pada rute Kelapa Gading-Velodrome. Saat ini, jalur rata-rata tersebut melayani sekitar 4.000 penumpang.

Menurutnya, jumlah pengguna akan melonjak ketika LRT Jakarta tersambung hingga Manggarai. Salah satu faktor utamanya adalah mencakup wilayah pelayanan yang semakin luas serta terkait dengan kawasan strategis Jakarta.

LRT Jakarta yang akan menghubungkan Stasiun Kelapa Gading dengan Stasiun Manggarai dijadwalkan beroperasi pada 26 Agustus 2026 <b>(Antara)</b> LRT Jakarta yang akan menghubungkan Stasiun Kelapa Gading dengan Stasiun Manggarai dijadwalkan beroperasi pada 26 Agustus 2026 (Antara)

Pemprov DKI juga menyiapkan pengembangan jaringan LRT dari Velodrome menuju kawasan yang terkoneksi dengan Whoosh serta rencana koneksi dari Kelapa Gading menuju Jakarta International Stadium (JIS).

“Kenapa ada kenaikan yang sangat-sangat signifikan karena memang jangkauan dan sebagainya, maka kami segera dan akan melanjutkan dari Velodrome ke Whoosh, kemudian dari Kelapa Gading ke JIS,” jelasnya.

Pramono menilai Stasiun Manggarai memiliki potensi besar menjadi salah satu pusat perpindahan penumpang atau hub transportasi baru di Jakarta.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Direktorat Perhubungan Transportasi Kereta Api, kawasan Manggarai diperkirakan menjadi lokasi aktivitas sekitar 1,8 juta orang setiap hari setelah berbagai konektivitas transportasi berkembang.

“Sehingga ini akan menjadi hub baru bagi Jakarta,” ungkapnya.

Ia optimistis semakin luasnya konektivitas LRT dengan moda transportasi lain akan menjadikan sistem transportasi publik Jakarta semakin terintegrasi.

HIGHLIGHT

x|close