Masih Terjadi Gempa Susulan, BNPB Minta Warga NTT Tetap Waspada dan Siap Siaga

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Agu 2026, 18:25
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Tangkapan layar - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers yang diikuti dalam jaringan di Jakarta Tangkapan layar - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers yang diikuti dalam jaringan di Jakarta (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat di wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk tetap waspada menyusul masih tingginya aktivitas gempa susulan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan sejumlah gempa susulan yang terjadi masih memiliki kekuatan cukup besar dan dirasakan oleh masyarakat.

"Dengan masih banyaknya gempa susulan dan tergolong besar, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tetap siap siaga," ujar Berton dalam konferensi pers yang diikuti secara daring dari Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2026.

Hingga Kamis pukul 16.00 WIB, tercatat sebanyak 3.752 gempa susulan terjadi di wilayah terdampak. Salah satu gempa yang dirasakan masyarakat terjadi pada pukul 10.47 waktu setempat dengan kekuatan 5,7 magnitudo.

Berton juga mengingatkan warga agar memastikan kondisi bangunan sebelum kembali atau memasuki bangunan yang terdampak gempa.

Baca Juga: Polri Salurkan Bantuan Logistik Korban Gempa NTT Lewat Jalur Udara

"Bagi warga di daerah terdampak perlu dipastikan kondisi bangunan apabila akan memasuki bangunan tersebut," ujarnya.

Peningkatan aktivitas gempa susulan turut menyebabkan jumlah pengungsi bertambah. BNPB mencatat hingga Kamis pukul 16.00 WIB terdapat 92.735 warga yang mengungsi, meningkat 33.088 jiwa dibandingkan data sebelumnya sebanyak 59.647 jiwa.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan aktivitas gempa susulan setelah gempa bermagnitudo 7,7 di Flores, NTT, masih akan berlangsung selama beberapa pekan.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan proses meluruhnya aktivitas gempa diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat minggu.

Baca Juga: BNPB Mulai Sisir Desa Terdampak Gempa NTT yang Sulit Diakses

"Karena ini gempanya cukup besar, 7,7 magnitudo, jadi peluruhannya memerlukan waktu kurang lebih tiga sampai empat minggu ke depan," kata Teuku Faisal di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close