Bareskrim Bongkar Penyelundupan Emas Berbentuk Gel

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Agu 2026, 13:01
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menyita sejumlah barang bukti dalam penggeledahan kasus dugaan penyelundupan emas ilegal di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Senin (17/8/2026). Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menyita sejumlah barang bukti dalam penggeledahan kasus dugaan penyelundupan emas ilegal di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Senin (17/8/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri berhasil membongkar kasus dugaan penyelundupan emas ilegal dengan modus baru yang tergolong rapi. Pelaku mengubah emas batangan menjadi bentuk serbuk hingga gel guna mengelabui mesin pemindai dan petugas pemeriksaan di bandara.

Pengungkapan kasus ini berawal dari penggerebekan sebuah rumah yang difungsikan sebagai toko emas White Classic Gold & Silver di kawasan Sunter, Jakarta Utara, pada Senin (17/8). Operasi tersebut merupakan hasil pengembangan dari penangkapan warga negara India yang terlibat dalam jaringan penyelundupan emas ke Dubai.

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni menjelaskan mekanisme manipulasi fisik yang dilakukan oleh sindikat tersebut. Emas batangan awal mulanya dihancurkan menjadi serbuk halus menggunakan mesin khusus. Serbuk tersebut kemudian dicampur dengan cairan kimia serta zat pewarna hingga teksturnya berubah menyerupai gel.

Gel berisi serbuk emas itu lantas dimasukkan ke dalam pakaian dalam khusus yang telah dimodifikasi.
 
Ilustrasi - Garis polisi di lokasi peristiwa penembakan. <b>(Antara)</b> Ilustrasi - Garis polisi di lokasi peristiwa penembakan. (Antara)

"Dimasukkan ke dalam celana dalam pria dan beha wanita. Untuk menghindari pemeriksaan di Bandara Soekarno-Hatta," ungkap Irhamni dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (18/8).

Melalui modifikasi bentuk menjadi gel, materi emas tidak lagi terdeteksi sebagai logam saat melewati pemindai x-ray. Bahkan jika diperiksa melalui rabaan fisik oleh petugas, teksturnya akan terasa kenyal menyerupai jaringan kulit biasa.

Dalam penggerebekan di lokasi, tim penyidik mengamankan berbagai barang bukti berupa; Emas Fisik: Satu batang emas murni seberat 1 kilogram, Alat Pengolahan & Modifikasi: Mesin jahit penjahit pakaian dalam khusus, blender pelebur emas, serta berbagai jenis zat kimia serta Dokumen Transaksi: Sejumlah buku rekening bank.
 
Berdasarkan penelusuran awal serta keterangan warga setempat, sindikat ini diperkirakan telah beroperasi selama delapan bulan. Toko emas tempat penggerebekan diduga kuat dimiliki oleh WN India yang mengendalikan lalu lintas transaksi emas ilegal tersebut. Jaringan ini mampu mengolah emas hingga mencapai 30 kilogram per hari untuk diselundupkan ke Dubai.

Guna mengusut tuntas jaringan internasional ini, Bareskrim Polri terus memperketat koordinasi lintas instansi.
 

"Kami bekerja sama dengan Imigrasi tentunya nantinya dengan rekan-rekan di Bandara Soekarno-Hatta, Bea Cukai, kemudian dengan PPATK juga untuk menelusuri semua aliran transaksi keuangan ini," kata Irhamni.
 
(Sumber: Antara)
 

TERKINI

Bareskrim Bongkar Penyelundupan Emas Berbentuk Gel

Metro Selasa, 18 Agu 2026 | 13:01 WIB

Trump Setujui Gagasan Selat Hormuz Jadi Wilayah AS

Luar Negeri Selasa, 18 Agu 2026 | 12:55 WIB

Polda Metro Siagakan 9.242 Personel Pengamanan di Jakarta

Metro Selasa, 18 Agu 2026 | 12:30 WIB

Pramono Dorong Ulama-Habaib Jaga Kerukunan Jakarta

Metro Selasa, 18 Agu 2026 | 12:25 WIB

Israel dan Dewan Perdamaian Sepakati Dua Kelompok Kerja untuk Gaza

Luar Negeri Selasa, 18 Agu 2026 | 12:17 WIB

Kushner dan Netanyahu Bahas Lanjutan Gencatan Senjata di Gaza

Luar Negeri Selasa, 18 Agu 2026 | 12:10 WIB

Polda: Pengamanan Demo Harus Humanis dan Tanpa Senjata Api

Nasional Selasa, 18 Agu 2026 | 12:06 WIB
Load More

HIGHLIGHT

x|close