Ntvnews.id, Jakarta -Momentum Peringatan Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwarnai dengan aksi kemanusiaan. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melepas 44 unit truk dan satu mobil boks berisi bantuan logistik untuk masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko mengonfirmasi bahwa pengiriman bantuan serentak ini menjadi bagian dari rangkaian operasi kemanusiaan yang terus digulirkan sejak gempa mengguncang NTT pada Sabtu (15/8).
"Kemerdekaan bukan hanya tentang upacara dan perayaan. Hari ini jajaran Polri bergerak serentak untuk hadir dan membantu saudara-saudara kita yang sedang menghadapi bencana," kata Trunoyudo di Jakarta, Senin (17/8).
Armada bantuan tersebut dikerahkan dari berbagai Kepolisian Daerah (Polda). Jajaran Polda Metro Jaya mengirimkan armada terbanyak dengan 12 truk, disusul Polda Jawa Tengah sebanyak 10 truk dan satu mobil boks. Sementara itu, Polda Jawa Timur mengerahkan sembilan truk, Polda Nusa Tenggara Barat delapan truk, serta Polda Bali menyiagakan lima truk.
"Pergerakannya berbeda-beda sesuai moda transportasi, tetapi tujuannya sama. Bantuan kita dorong sedekat mungkin ke wilayah terdampak, kemudian dikoordinasikan dengan Polda NTT dan Polres-Polres setempat untuk segera disalurkan kepada masyarakat," tuturnya.
Muatan yang dikirimkan mencakup beragam kebutuhan dasar pengungsi, seperti:
- Logistik Pangan & Harian: Air mineral, makanan siap saji, susu, beras, mi instan, biskuit, serta popok.
- Perlengkapan Tidur & Pakaian: Selimut, kasur, alas tidur, terpal, dan pakaian.
- Kesehatan & Sanitasi: Obat-obatan beserta perlengkapan kebersihan.
Tak hanya kebutuhan pokok, Polri turut menerjunkan berbagai sarana pendukung operasional lapangan. Unit genset, tenda pengungsian, perangkat komunikasi, sarana air bersih, kendaraan dapur lapangan, hingga fasilitas water treatment diangkut untuk menyokong kebutuhan darurat di lokasi.
Mekanisme penyaluran akan dipusatkan melalui koordinasi Polda NTT sebelum diteruskan ke Polres-Polres di daerah terdampak. Pola distribusi ini diterapkan agar bantuan langsung menjangkau titik-titik pengungsian secara presisi sesuai kebutuhan lapangan.
"Kami ingin bantuan ini tidak berhenti di gudang. Bantuan didorong sampai wilayah terdampak dan diteruskan melalui Polres setempat agar masyarakat yang membutuhkan bisa segera menerima," menegaskan komitmen penanganan tersebut.
Pengiriman armada logistik ini memperkuat dukungan operasional Polri yang telah dikerahkan sebelumnya ke NTT, termasuk personel Brimob BKO, tim SAR, unit K9, tim DVI, Dokkes, serta petugas trauma healing.
(Sumber: Antara)
Truk berisi bantuan kemanusiaan bagi korban terdampak gempa NTT yang dikirimkan oleh Polda Bali. (Antara)