Ntvnews.id, Jakarta - Setelah program Makan Bergizi Gratis (MBG), giliran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dipuji Ketua MPR RI Ahmad Muzani.
Menurut dia, program itu bukan sekadar badan usaha. Hal ini ia nyatakan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026, Jumat, 14 Agustus 2026.
"Koperasi bukan sekadar badan usaha. Koperasi adalah semangat untuk maju bersama," ujarnya.
Muzani menuturkan, dalam konstitusi ditegaskan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar asas kekeluargaan.
"Koperasi merupakan salah satu sarana untuk menghadirkan demokrasi ekonomi. dalam kehidupan," tuturnya.
Baca juga: Purbaya Akui APBN Bayar Utang Kopdes Rp240 Triliun, Dicicil Rp40 Triliun per Tahun
Ketua MPR Ahmad Muzani (kiri) bersama Ketua DPR Puan Maharani (kedua kanan) dan Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin (kanan) menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025 di Gedung Nusa (Antara)
Menurut dia, melalui koperasi yang dikelola secara sehat dan profesional, petani dapat memperkuat posisi tawarnya, nelayan dapat memperoleh akses pasar, pelaku usaha mikro dapat berkembang, distribusi kebutuhan pokok dapat diperpendek, dan nilai tambah ekonomi dapat dinikmati masyarakat.
"Karena itu, keberhasilan koperasi diukur dari tumbuhnya kegiatan ekonomi produktif, meningkatnya pendapatan anggota, kuatnya tata kelola, serta bertambahnya kemandirian masyarakat," jelas dia.
Amanat ini, kata Muzani, menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh semata-mata diserahkan kepada persaingan bebas yang membuat pihak kuat semakin perkasa dan pihak lemah semakin tersisih.
"Koperasi merupakan salah satu sarana untuk menghadirkan demokrasi ekonomi, dalam kehidupan," tandasnya.
Tangkapan layar Ketua MPR, Ahmad Muzani, memberikan pidato pengantar Sidang Tahunan MPR 2025 di Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat 15 Agustus 2025. ANTARA/Nadia Putri Rahmani/YouTube-DPR (Antara)