Ntvnews.id, Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama jajaran Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Utara menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sejak subuh Kamis (13/8/2026). Dalam operasi tersebut, sejumlah orang diamankan petugas yang diduga berkaitan dengan jaringan peredaran narkoba di kawasan tersebut.
Penggerebekan dilakukan setelah BNN menangkap seorang bos narkoba berinisial MR di sekitar Kampung Bahari. Petugas kemudian membawa MR ke kawasan tersebut untuk menunjukkan lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan narkoba.
Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Brigjen Pol Roy Hardy Siahaan membenarkan adanya penindakan tersebut. Ia mengatakan, penangkapan MR menjadi awal dari pengembangan yang dilakukan petugas ke dalam kawasan Kampung Bahari.
“Awalnya kami menangkap bosnya di sekitar Kampung Bahari, lalu membawanya masuk untuk pengembangan,” kata Roy.
MR diketahui merupakan buronan kasus narkoba yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak tahun lalu. Dalam kasus tersebut, MR berkaitan dengan barang bukti sabu seberat 98 kilogram.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Dukungan untuk Lionel Messi yang Berduka
"Ini DPO tahun kemarin yang BB-nya 98 kg sabu," ujarnya.
Proses pengembangan tersebut mendapat perlawanan ketika petugas memasuki kawasan pemukiman. Kelompok yang diduga merupakan loyalis MR disebut menyerang aparat dengan menembakkan mercon dan petasan ke arah petugas.
“Mereka menembaki anggota dengan mercon. Kami kemudian memukul mundur mereka dan mengamankan situasi,” ujarnya.
Dalam operasi tersebut, personel BNN turut dibantu Brimob. Rekaman video dari lokasi memperlihatkan aparat berjaga dengan menggunakan rompi antipeluru, helm taktis, serta perlengkapan lengkap.
Bentrokan sempat terjadi di sejumlah titik sebelum petugas berhasil menguasai area. Hingga Kamis pagi, operasi penggerebekan masih berlangsung.
Selain mengamankan MR, petugas juga mengamankan sejumlah orang lainnya yang diduga terkait jaringan peredaran narkoba di Kampung Bahari. Operasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya BNN memutus jaringan narkotika yang diduga beroperasi di kawasan tersebut.
Polisi menggerebek Kampung Bahari, Jakarta Utara.