Peringatkan FIFA Jangan Ganti Infantino, Trum Bilang Begini

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Agu 2026, 08:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Donald Trump Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan FIFA agar tidak mengganti Gianni Infantino dari jabatan Presiden FIFA. Trump menilai keputusan untuk mengganti Infantino akan menjadi "kesalahan besar."

Pernyataan tersebut disampaikan Trump melalui akun Truth Social pada Senin, 10 Agustus. Ia memberikan pujian kepada Infantino dengan menyebutnya sebagai sosok "fantastis". Trump juga mengklaim bahwa Infantino telah membawa FIFA menyelenggarakan "Piala Dunia paling sukses, empat kali lipat, yang pernah digelar."

"FIFA akan membuat kesalahan besar jika, karena alasan apa pun, mereka bahkan mempertimbangkan untuk mengganti Presiden Gianni Infantino," tulis Trump, dikutip dari AFP, Rabu, 12 Agustus 2026.

"Jika dia pergi, Piala Dunia tidak akan pernah sesukses atau menguntungkan seperti sekarang lagi!" lanjutnya, dikutip dari TRT World pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Baca Juga: AS Cabut Lebih dari 175.000 Visa Sejak Trump Kembali Menjabat

Pernyataan dukungan Trump terhadap Infantino muncul ketika posisi Presiden FIFA tersebut tengah mendapat sorotan. Tekanan meningkat setelah muncul kontroversi terkait rencana FIFA menjual sebagian kepemilikan yang berkaitan dengan Piala Dunia kepada investor ekuitas swasta.

Rencana tersebut mendapat penolakan dari tiga konfederasi sepak bola, yakni UEFA, CONCACAF, dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Ketiganya menerbitkan surat terbuka bersama pada Senin yang berisi kritik terhadap rencana FIFA tersebut. Mereka menilai langkah itu sebagai "pelanggaran mendasar terhadap kepercayaan" yang diberikan kepada FIFA untuk mengelola kepentingan sepak bola dunia.

Ketiga konfederasi tersebut juga memperingatkan bahwa kepercayaan akan hilang ketika suatu tindakan dinilai menyesatkan dan seorang individu dianggap menempatkan kepentingan pribadi di atas kepentingan kolektif yang menjadi dasar kewenangannya.

Arsip foto - Presiden FIFA Gianni Infantino tiba untuk menghadiri konferensi pers menjelang pertandingan perebutan tempat ketiga dan laga final Piala Dunia FIFA Qatar 2022 di Pusat Media Utama pada 16 Desember 2022 di Doha, Qatar. <b>(Antara)</b> Arsip foto - Presiden FIFA Gianni Infantino tiba untuk menghadiri konferensi pers menjelang pertandingan perebutan tempat ketiga dan laga final Piala Dunia FIFA Qatar 2022 di Pusat Media Utama pada 16 Desember 2022 di Doha, Qatar. (Antara)

Tekanan terhadap Infantino semakin kuat setelah proposal investasi tersebut memunculkan berbagai pertanyaan mengenai tata kelola serta mekanisme pengambilan keputusan di tubuh FIFA.

FIFA kemudian menyampaikan permintaan maaf atas kekeliruan dalam proses penyusunan proposal. Dalam pertemuan darurat yang berlangsung di Maroko pada pekan lalu, para pejabat senior FIFA disebut kembali menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Infantino.

FIFA juga memastikan proposal kontroversial tersebut telah "dikeluarkan dari agenda" dan tidak akan diteruskan.

Badan sepak bola dunia itu menegaskan bahwa pihaknya tidak akan kembali membiarkan serangan terhadap integritas, tata kelola yang baik, serta proses hukum yang semestinya. FIFA juga menyatakan akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga nama baik dan reputasinya.

HIGHLIGHT

x|close