AS Cabut Lebih dari 175.000 Visa Sejak Trump Kembali Menjabat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Agu 2026, 12:45
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Presiden AS Donald Trump menggelar konferensi pers di Kompleks Kepresidenan saat KTT NATO ke-36 para Kepala Negara dan Pemerintahan di Ankara, Turkiye, pada 8 Juli 2026. Presiden AS Donald Trump menggelar konferensi pers di Kompleks Kepresidenan saat KTT NATO ke-36 para Kepala Negara dan Pemerintahan di Ankara, Turkiye, pada 8 Juli 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Washington - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menyatakan telah mencabut lebih dari 175.000 visa sejak Donald Trump kembali menjabat sebagai Presiden AS pada Januari 2025.

Pencabutan visa tersebut dilakukan atas berbagai alasan, terutama pelanggaran hukum yang berkaitan dengan aktivitas kriminal.

"Sebagian besar visa tersebut dicabut karena adanya pelanggaran hukum terkait berbagai aktivitas kriminal, dengan penyerangan, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, pencurian, dan kejahatan terkait narkoba sebagai penyebab utama," kata Departemen Luar Negeri AS dalam pernyataan pada Senin, 10 Agustus 2026.

Selain sejumlah pelanggaran tersebut, Departemen Luar Negeri AS menyebut pencabutan visa juga berkaitan dengan tindakan mengemudi secara sembrono, kekerasan seksual, penganiayaan anak, penipuan, penggelapan, serta berbagai tindak kejahatan lainnya.

Baca JugaKenapa AS Cabut Visa Ratusan Mahasiswa Asing?

Departemen Luar Negeri AS menegaskan bahwa kepemilikan visa tidak bersifat sebagai hak yang melekat bagi seseorang, melainkan sebuah keistimewaan yang dapat dicabut apabila terjadi pelanggaran.

"Visa AS merupakan suatu keistimewaan, bukan hak. Departemen Luar Negeri tetap berkomitmen untuk menggunakan setiap alat yang tersedia guna melindungi masyarakat kita dari mereka yang menyalahgunakannya," kata pernyataan tersebut.

Baca JugaCalon Utusan Trump Ditolak, AS Cabut Visa Dubes Brasil

Sejak Trump kembali menduduki Gedung Putih, pemerintah AS memperketat kebijakan imigrasi. Pemerintahan Trump juga meningkatkan penindakan terhadap imigran ilegal serta memperketat pengawasan terhadap orang-orang yang memegang visa AS.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close