NTVNews.id, Jakarta - Kuasa hukum Rudy Tanoesoedibjo alias Rudy Tanoe, Ricky HP Sitohang membantah kabar yang menyebut kliennya mangkir dari pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Ricky mengatakan bahwa ketidakhadiran Rudy Tanoe dalam pemeriksaan sebagai saksi bukan bentuk upaya menghindari proses hukum. Menurut dia, Rudy telah memiliki agenda pemeriksaan kesehatan yang dijadwalkan sebelum menerima surat panggilan dari KPK.
Ricky menjelaskan pihaknya baru menerima surat panggilan pemeriksaan dari KPK pada Selasa sore, 4 Agustus 2026. Dalam surat tersebut, Rudy diminta hadir sebagai saksi pada Kamis pagi, 6 Agustus 2026.
Baca Juga: KPK Imbau Rudy Tanoe Kooperatif usai Tiga Kali Mangkir Pemeriksaan
"Pada hari Rabu pagi kami segera mendatangi KPK dengan membawa Surat Permohonan Penundaan Pemeriksaan, berhubung pada hari Kamis di waktu yang bersamaan pak Rudi Tanoe sudah dijadwalkan sebelumnya utk melaksanakan pemeriksaan Kesehatan," kata Ricky HP Sitohang dalam keterangannya, Minggu, 9 Agustus 2026.
Kedatangan tersebut dilakukan untuk menyampaikan surat permohonan penundaan pemeriksaan karena Rudy memiliki agenda pemeriksaan kesehatan yang telah dijadwalkan sebelumnya pada waktu yang bersamaan dengan agenda pemeriksaan KPK.
Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Dijadwalkan Ulang
Kuasa hukum mengajukan permohonan agar pemeriksaan Rudy Tanoesoedibjo dijadwalkan ulang pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Ricky menyebut surat permohonan penjadwalan ulang itu telah diterima oleh pihak KPK. Surat tersebut juga telah dibubuhi tanda terima berupa cap dari lembaga antirasuah tersebut.
"Kami pun juga sudah melakukan koordinasi dgn baik dgn pihak penyidik," ungkapnya.
Ricky menekankan bahwa Rudy Tanoesoedibjo tetap berkomitmen untuk kooperatif dalam proses hukum yang sedang berjalan.
"Pada prinsipnya kami akan selalu kooperatif dan tetap menghormati serta mematuhi prosedur hukum yang berlaku," pungkas Ricky HP Sitohang.
Komisaris PT Dosni Roha Logistik (PT DRL) Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo alias Rudy Tanoe. (Antara)