Polda Metro Jaya Pastikan Satu Senjata Api di Sekolah Berjenis Combat Shotgun

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Agu 2026, 16:11
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Polda Metro Jaya memastikan satu dari 996 pucuk senjata yang ditemukan di sebuah sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, merupakan senjata api jenis combat shotgun Franchi SPAS-15 kaliber 12 GA.

Sementara itu, sebanyak 995 pucuk lainnya dipastikan bukan senjata api, melainkan senapan angin.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap seluruh senjata yang telah diamankan.

"Dari 996 pucuk yang diduga senjata tadi, kami sampaikan bahwa 995 pucuk merupakan senapan angin, bukan senjata api. Dan satu pucuk merupakan senjata api jenis Franchi SPAS-15 kaliber 12 GA," kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2026.

Hasil penelusuran kepolisian menunjukkan bahwa senjata api tersebut sebelumnya tercatat sebagai milik seorang pria bernama DS. Namun, DS diketahui telah meninggal dunia pada 2020.

"Dari hasil pendalaman Direktorat Intelkam Subdit Wasendak, menemukan bahwa saudara DS sudah meninggal dunia tahun 2020, sehingga senjata ini diamankan untuk penelusuran lebih lanjut," kata Budi.

Sementara itu, kepolisian belum mengungkapkan status kepemilikan terhadap 995 pucuk senapan angin yang ditemukan di lokasi.

Baca Juga: Yayasan Ngaku Tak Tahu Asal-usul 995 Senjata yang Ditemukan di Sekolah Pondok Pinang

Budi menjelaskan bahwa ratusan senapan angin tersebut terdiri atas beberapa jenis. Rinciannya meliputi empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, serta 776 pucuk revolver angin kaliber 4,5 milimeter.

"Sementara untuk 995 pucuk diduga senjata angin terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, 776 pucuk dan revolver angin kaliber 4,5 milimeter," kata Budi.

Ratusan pucuk senjata tersebut kini ditempatkan di gudang Subdit Wasendak Dit Intelkam Polda Metro Jaya. Polisi melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui informasi mengenai barang-barang tersebut.

Selain temuan senjata, VCD porno, dan narkoba, polisi juga menemukan sejumlah dokumen dalam proses penyelidikan kasus tersebut.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo mengatakan dokumen tersebut ditemukan dalam penyelidikan terkait temuan 996 pucuk senjata di sekolah swasta yang berada di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

"Jadi, selain barang-barang yang ditemukan di lokasi, juga ada dokumen," kata Joko kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat, 7 Agustus 2026.

Baca Juga: Profil AKBP Purn Untung Sangaji, Kini Ungkap 995 Senjata di Sekolah

Joko menjelaskan bahwa informasi mengenai temuan tersebut awalnya diperoleh kepolisian dari pihak yayasan. Polisi kemudian menindaklanjutinya dengan melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari pihak yayasan.

Sampai dengan Jumat, 7 Agustus 2026, proses penyelidikan masih berlangsung. Polisi juga masih mendalami dokumen yang ditemukan sebagai bagian dari pengungkapan kasus tersebut.

"Terkait dokumen-dokumen ini tentunya penyelidik Satreskrim sedang melakukan penyelidikan dan pendalaman," ujar Joko.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close