150 Peneliti BRIN Temui Prabowo di Istana, Pamerkan Ratusan Produk Inovasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Agu 2026, 13:25
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kepala BRIN Arif Satria Kepala BRIN Arif Satria (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebanyak 150 peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendatangi Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto, Kamis, 6 Agustus 2026 siang.

Kepala BRIN Arif Satria menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan kepada para peneliti untuk berdialog langsung sekaligus memperoleh arahan dari Presiden Prabowo.

"Ya sekaligus mendapat arahan dari Bapak Presiden, karena memang beberapa kali kami melakukan presentasi temuan-temuan BRIN yang bisa digunakan untuk memecahkan berbagai persoalan bangsa. Persoalan sampah, persoalan giant sea wall, kemudian juga persoalan air, persoalan pangan, dan juga persoalan lainnya," ujar Arif.

Ia menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan kelanjutan dari sejumlah rapat terbatas yang sebelumnya diikuti BRIN, baik di Hambalang maupun Istana. Setelah beberapa kali melakukan pemaparan, BRIN kembali mendapat undangan khusus untuk menyampaikan secara lebih menyeluruh berbagai inovasi yang telah dikembangkan.

Baca Juga: Harga Avtur Turun, Batas Fuel Surcharge Tiket Pesawat Kini Maksimal 30 Persen

"Oleh karena itu, setelah kami beberapa kali mengikuti ratas, baik di Hambalang maupun di istana, dan kemudian kami mendapat undangan khusus lagi untuk menyampaikan secara lebih utuh kira-kira inovasi BRIN itu apa saja," sambung dia.

Dalam kesempatan tersebut, para peneliti juga diminta menampilkan berbagai produk inovasi yang telah selesai dikembangkan maupun yang masih dalam tahap penyelesaian.

Arif mengatakan terdapat sejumlah inovasi BRIN yang dinilai memiliki potensi besar, tetapi belum berhasil masuk ke pasar. Salah satunya adalah produk terkait ANG atau Absorbed Natural Gas yang disebut berpotensi mendukung transformasi sektor energi di Indonesia.

"Seperti produk-produk untuk ANG atau Absorbed Natural Gas ya, yang itu bisa menjadi salah satu poin untuk revolusi energi di Indonesia," kata Arif.

Setelah seluruh inovasi dipresentasikan, Prabowo dijadwalkan melihat secara langsung berbagai produk yang dibawa para peneliti. Kepala Negara juga akan berdialog dengan para periset dari masing-masing produk untuk memberikan arahan.

"Ya tentu para periset kita sangat senang sekali dan bahagia karena mendapat kepercayaan untuk bisa bertemu langsung dengan Bapak Presiden," kata Arif.

Dalam pertemuan itu, BRIN membawa sekitar 12 klaster inovasi yang telah melalui proses kurasi. Jumlah produk yang ditampilkan mencapai lebih dari 150 dan diperkirakan berada di kisaran 150 hingga 200 produk.

"Produk kita ada sekitar 12 klaster ya. Jadi 12 klaster ya produk kurang lebih setelah dikurasi ya di atas 150 ya produk ya. 150 sampai 200 produk ya," imbuh Arif.

HIGHLIGHT

x|close