Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia segera menangani pemadaman listrik yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Kalimantan.
Arahan tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas (ratas) bersama Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2026.
Bahlil mengatakan persoalan pasokan listrik menjadi salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Ia mengakui bahwa pemadaman masih terjadi di beberapa daerah, dengan Kalimantan menjadi salah satu wilayah yang terdampak.
Baca Juga: Ultimatum Iran, Trump: Kesempatan Terakhir Sebelum 'Pemenggalan'
"Dan karena itu Bapak Presiden memerintahkan kepada saya untuk segera melakukan langkah-langkah yang terukur dengan PLN agar bisa menyelesaikan dengan baik," kata Bahlil seusai ratas.
Menurut Bahlil, pemadaman listrik tersebut bukan disebabkan oleh masalah ketersediaan energi. Berdasarkan laporan dari PT PLN (Persero), gangguan terjadi karena adanya kegiatan pemeliharaan.
"Bukan persoalan energinya, energinya enggak ada masalah," katanya.
Bahlil menjelaskan, proses pemeliharaan tersebut berkaitan dengan jaringan induk listrik. Pemerintah, kata dia, akan segera mengambil langkah untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
"Kami akan selesaikan dalam waktu dekat," katanya.
Menteri Energi Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia (NTVnews)