Ntvnews.id, Roma - Gunung Etna, gunung berapi aktif terbesar di Eropa yang berada di Pulau Sisilia, Italia, kembali mengalami erupsi. Letusan terbaru memuntahkan abu vulkanik dan material pijar serta memicu aliran lava yang mengalir menuruni lereng gunung.
Dilansir dari AFP, Minggu, 2 Agustus 2026, Institut Geofisika dan Vulkanologi Nasional Italia menyampaikan bahwa fase erupsi terbaru mulai terjadi sejak Kamis malam dari ketinggian sekitar 2.700 meter. Aktivitas vulkanik tersebut diikuti ledakan kuat dari kawah Voragine yang melontarkan abu vulkanik hingga mencapai sekitar 7.000 meter di atas permukaan laut.
Rekaman video menunjukkan aliran lava bergerak melintasi kawasan bagian atas Valle del Leone. Di saat yang sama, suara ledakan terus terdengar bersamaan dengan kepulan abu tebal yang membubung dari puncak Gunung Etna.
Baca Juga: Gunung Semeru 3 Kali Erupsi pada Minggu Pagi
Meskipun aliran lava bergerak dengan kecepatan yang relatif lambat, sebaran abu vulkanik sempat menyebabkan pembatasan ruang udara di sekitar kawasan gunung. Namun demikian, aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Catania dilaporkan tetap berjalan normal tanpa mengalami gangguan.
Gunung Etna yang terletak di pesisir timur Pulau Sisilia merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di dunia. Walaupun erupsi terjadi cukup sering, aktivitas vulkaniknya umumnya tidak memberikan ancaman langsung terhadap kawasan permukiman di sekitarnya.
Meski begitu, otoritas setempat tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak sebaran abu vulkanik yang berpotensi menutupi wilayah perkotaan di sekitar Gunung Etna.
Gunung Etna di Sisilia, Italia erupsi. (X)