Mancini Targetkan Timnas Italia kembali Raih Trofi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Jul 2026, 06:53
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Roberto Mancini resmi ditunjuk sebagai pelatih anyar Timnas Italia oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menggantikan posisi yang sebelumnya ditempati oleh Gennaro Gattuso. Roberto Mancini resmi ditunjuk sebagai pelatih anyar Timnas Italia oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menggantikan posisi yang sebelumnya ditempati oleh Gennaro Gattuso. (Instagram timnas Italia)

Ntvnews.id, Jakarta - Roberto Mancini menargetkan tim nasional Italia kembali meraih trofi setelah ia resmi menjalani periode kedua sebagai pelatih Gli Azzurri.

"Kami menandatangani kontrak selama empat tahun. Saya berharap bisa memenangkan satu trofi penting, atau bahkan dua, lalu tetap bertahan lebih lama bila memungkinkan," kata Mancini yang dikutip dari laman Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) pada Kamis

Pelatih berusia 61 tahun itu berambisi membawa Italia kembali meraih gelar besar setelah gagal tampil di tiga edisi Piala Dunia terakhir dan belum menjuarai turnamen mayor sejak menjuarai Euro 2020 di bawah kepemimpinannya.

Mancini menangani Italia pada 2018 hingga 2023. Selama periode tersebut, Gli Azzurri mencatat rekor tidak terkalahkan dalam 37 pertandingan secara beruntun, sebelum rekor itu dilampaui Spanyol pada tahun ini.

Pelatih yang pernah menangani Manchester City itu mengakui harus kembali merebut hati para pendukung Italia setelah keputusannya mundur pada 2023 demi menerima tawaran melatih Arab Saudi yang sempat memicu kontroversi.

"Saya akan berusaha membuat tim Italia tampil begitu indah dan bermain sangat baik sehingga para suporter kembali jatuh cinta kepada tim itu, dan mungkin memaafkan saya atas apa yang terjadi. Itulah harapan saya," ujarnya.

Mancini juga optimistis Italia masih memiliki cukup banyak pemain berbakat untuk membentuk tim yang kompetitif. Ia pun mendorong klub-klub di Italia agar lebih berani memberikan kesempatan bermain kepada para pemain muda.

Selain itu, Mancini mengungkapkan dua target utama yang ingin diwujudkannya bersama Gli Azzurri.

"Ada dua hal yang paling saya inginkan. Pertama, membuat para pendukung Italia kembali jatuh cinta kepada tim nasional. Kedua, memastikan anak-anak seperti keponakan saya yang berusia 12 tahun, yang belum pernah melihat Italia bermain di Piala Dunia, akhirnya mendapat kesempatan untuk menyaksikannya," kata Mancini.

Kembalinya Mancini terjadi setelah FIGC batal menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih kepala. Rencana tersebut gagal karena keterkaitan Pirlo dengan sebuah perusahaan taruhan asal Rusia, yang juga memicu pengunduran diri Paolo Maldini dan Leonardo dari jabatan mereka di FIGC.

Bersamaan dengan penunjukan Mancini, Presiden FIGC Giovanni Malago juga mengangkat Claudio Ranieri sebagai direktur teknik. Pria berusia 74 tahun itu akan bertanggung jawab mengawasi operasional teknis serta pengembangan sepak bola elite di seluruh struktur tim nasional Italia.

Mancini dijadwalkan menjalani laga pertamanya pada periode kedua sebagai pelatih Italia saat menghadapi Belgia di ajang UEFA Nations League di Roma pada 25 September. Setelah itu, Gli Azzurri akan menjamu Turki di Bologna pada 5 Oktober.

"Itu akan menjadi pertandingan yang penting. Kami akan langsung mengetahui sejauh mana kekuatan kami dan area yang masih perlu diperbaiki. Bagaimanapun, grup itu akan sulit. Sulit bagi kami, tetapi juga akan sulit bagi tim-tim lainnya," ujar Mancini.

ANTARA

x|close