Ntvnews.id, Berlin - Sebuah mobil menabrak kerumunan warga di sekitar lokasi parade Gay Pride di Berlin, Jerman, pada Sabtum, 25 Juli 2026 waktu setempat. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan sedikitnya 15 orang mengalami luka-luka.
Polisi setempat menyatakan kendaraan itu diduga melaju memasuki kawasan Taman Tiergarten sebelum menghantam sejumlah orang yang berada di lokasi.
"Kami menduga sebuah kendaraan memasuki taman Tiergarten, lalu menabrak dan melukai sejumlah orang," bunyi keterangan polisi setempat dilansir dari AFP, Senin, 27 Juli 2026.
Setelah kejadian, pengemudi mobil dilaporkan melarikan diri dari lokasi.
Juru bicara Kepolisian Berlin, Florian Nath, mengatakan beberapa korban mengalami luka serius dan saat ini tengah mendapatkan perawatan dari tim layanan darurat.
Baca Juga: Kemenag Susun Materi Pendidikan untuk Cegah Penyebaran Perilaku LGBTQ
Polisi juga mengonfirmasi kepada AFP bahwa kendaraan yang diduga digunakan dalam insiden tersebut telah ditemukan dalam kondisi ditinggalkan.
Akibat peristiwa itu, penyelenggara menghentikan lebih awal rangkaian acara Gay Pride. Aparat keamanan kemudian meminta seluruh peserta membubarkan diri dan segera meninggalkan lokasi, sementara akses menuju area tempat para korban ditemukan langsung ditutup.
Sebelum insiden terjadi, ratusan ribu orang diketahui mengikuti perayaan yang di Jerman dikenal sebagai Christopher Street Day.
Pawai tersebut berakhir di Jalan 17 Juni (Straße des 17. Juni), yang membentang melintasi kawasan Taman Tiergarten hingga menuju Gerbang Brandenburg. Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab serta motif di balik insiden tabrakan tersebut.
Ilustrasi LGBTQ. (Reuters)