Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta Kota Ramah Anak

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Jul 2026, 11:49
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (Ntvnews.id/Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus membangun Jakarta sebagai kota ramah anak. Hal tersebut diwujudkan melalui penguatan perlindungan, pemenuhan hak, serta peningkatan kesejahteraan anak.

Pernyataan itu disampaikan Pramono saat menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 yang digelar di Halaman Balai Kota Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.

Ia mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan terus memastikan seluruh anak mendapatkan lingkungan yang aman, nyaman, serta mendukung tumbuh kembang mereka.

"Pemerintah DKI Jakarta akan terus memastikan Jakarta benar-benar menjadi provinsi yang ramah anak. Sejak 2022, Jakarta merupakan salah satu provinsi yang secara konsisten meraih predikat Provinsi Layak Anak," ujarnya.

Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk bermain, berekspresi, dan belajar berbagai nilai positif.

Melalui permainan tradisional dan perlombaan bertajuk Bermain Gembira, anak-anak diajak memahami pentingnya kejujuran, sportivitas, gotong royong, kreativitas, serta semangat untuk bangkit setelah mengalami kegagalan.

Kegiatan tersebut sejalan dengan tema HAN 2026, yaitu “Lindungi dan Wujudkan Generasi Tangguh Berdaya”.

Menurut Pramono, perlindungan dan pemenuhan hak anak merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa. Terlebih, Jakarta tengah diarahkan untuk semakin kuat sebagai kota global.

Dalam kegiatan tersebut, Pramono juga berinteraksi langsung dengan sejumlah anak. Ia berbincang mengenai cita-cita, hobi, hingga sepak bola. Salah satu anak penyandang disabilitas juga diberi kesempatan untuk tampil menyanyikan lagu anak-anak di hadapan para peserta.

Pramono juga menilai bahwa setiap anak harus memiliki ruang yang cukup untuk bermain dan mengembangkan potensi dirinya.

"Menjadi anak-anak itu tugasnya jangan terlalu banyak. Harus punya ruang untuk bermain dan mengekspresikan apa yang menjadi keinginannya. Tadi saya melihat anak-anak begitu luar biasa," tuturnya.

Tambah orang nomor satu di DKI tersebut, Jakarta akan terus memperkuat berbagai program dan kebijakan untuk mendukung pemenuhan hak anak.

Sejumlah program yang telah dijalankan antara lain Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Program Pemutihan Ijazah, Wajib Belajar 13 Tahun, serta Sekolah Swasta Gratis yang saat ini diterapkan di 103 sekolah.

Selain bidang pendidikan, Pemprov DKI juga menyediakan 324 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) sebagai ruang bermain dan beraktivitas bagi anak.

Pemerintah juga menghadirkan layanan day care serta Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak yang beroperasi selama 24 jam untuk memberikan perlindungan dan penanganan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi perempuan dan anak.

"Untuk anak-anak yang tinggal di Jakarta, sebagai kota ramah anak, saya berharap manfaatkan kesempatan untuk belajar dengan sungguh-sungguh. Jika ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, Pemprov DKI Jakarta membuka ruang seluas-luasnya melalui berbagai program bantuan pendidikan," ungkapnya.

Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi atau Kak Seto, turut memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam menghadirkan kebijakan yang mengutamakan kepentingan terbaik anak.

Ia menilai berbagai program yang dijalankan Pemprov DKI telah menunjukkan keberpihakan terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak.

"Kami memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Pemprov DKI Jakarta karena berbagai kebijakannya benar-benar berpihak pada kepentingan terbaik anak serta menciptakan suasana yang mendukung pemenuhan hak anak secara optimal," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kak Seto mengusulkan agar Jakarta menjadi provinsi pertama di Indonesia yang menerapkan Seksi Perlindungan Anak (SPARTA) di seluruh lingkungan rukun tetangga (RT).

Menurutnya, keberadaan SPARTA dapat memperkuat peran masyarakat dalam melakukan pencegahan kekerasan terhadap anak sejak dari lingkungan terdekat.

Pada acara yang sama, LPAI memberikan penghargaan Gubernur Sahabat Anak kepada Pramono Anung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Gubernur DKI Jakarta dalam mendukung pemenuhan hak, perlindungan, dan kesejahteraan anak di Jakarta.

x|close