Polda Jatim Bantu Kejar 14 Buron Kasus Pemerkosaan Gadis 15 Tahun

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Jul 2026, 10:34
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi pemerkosaan Ilustrasi pemerkosaan (Instagram Bekasi24jam.com)

Ntvnews.id, Jakarta - Polda Jawa Timur memberikan asistensi dalam penanganan kasus pemerkosaan terhadap seorang remaja putri berusia 15 tahun di Kabupaten Sampang yang diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh 27 pria. Kepolisian menegaskan akan mengawal penanganan perkara tersebut hingga tuntas, termasuk memburu para pelaku yang masih buron.

Direktur Reserse PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) dan PPO (Pemberantasan Perdagangan Orang) Polda Jatim, Kombes Ganis Setyaningrum, mengatakan Ditres PPA dan PPO Polda Jatim saat ini memberikan pendampingan sekaligus memperkuat proses penyidikan yang dilakukan Polres Sampang.

"Untuk kasus tersebut dari Ditres PPA & PPO Polda Jatim melakukan asistensi dan back up penanganan yang dilakukan oleh Polres Sampang," kata Kombes Ganis saat dihubungi, Rabu (15/7/2026).

Ganis menegaskan Polda Jatim berkomitmen mengusut tuntas perkara tersebut. Selain memproses para tersangka yang telah diamankan, kepolisian juga terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang hingga kini masih dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Kami berkomitmen akan terus berupaya mengungkap kasus ini hingga tuntas dan memproses tindak pidana yang terjadi sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Untuk para terduga pelaku baik yang telah ditangkap atau masih ada dalam proses pencarian, akan terus dilakukan upaya pencarian dan bekerja sama dengan polres yang ada di jajaran Polda Jawa Timur," ucap dia.

Baca Juga: VIDEO: Mobil Hantam 6 Motor di Pondok Gede, Korban Sampai Kritis

Selain memastikan proses hukum berjalan, Polda Jatim juga menaruh perhatian pada perlindungan dan pemulihan kondisi psikologis korban. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai instansi dan lembaga terkait agar korban mendapatkan pendampingan secara menyeluruh.

"Saat ini kami juga fokus pada upaya perlindungan dan pemulihan trauma yang dialami oleh korban. Tentunya dalam penanganan ini kami juga berkoordinasi dan kerjasama dengan berbagsi pihak diantaranya RS Bhayangkara Polda Jatim, DP3AK Propinsi serta UPT Kab Sampang, Dinsos Kabupaten Sampang dan Provinsi, Bapas, LBH, psikolog dan LPSK, serta Dinas Pendidikan," ujar dia.

Diketahui, kasus tersebut melibatkan total 27 terduga pelaku. Hingga kini, sebanyak 13 orang telah berhasil diamankan, sementara 14 lainnya masih berstatus buron dan masuk dalam daftar pencarian orang.

Kapolres Sampang AKBP Hartono mengatakan pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang belum tertangkap. Salah satu tersangka berinisial W (17) juga telah kembali diamankan pada Minggu (12/7) malam di kawasan Alun-alun Trunojoyo, Sampang.

"Sebanyak 14 sisanya telah kami tetapkan sebagai DPO. Mohon doanya kami bisa segera mengamankan semua pelaku, sehingga dapat memberikan efek jera," kata Kapolres Sampang AKBP Hartono, Selasa (14/7).

x|close