Ntvnews.id, Teheran - Rangkaian prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, memasuki tahap berikutnya di Irak setelah peti jenazahnya tiba di Kota Najaf dan disambut dalam upacara resmi.
Pesawat yang mengangkut peti jenazah Ali Khamenei beserta anggota keluarganya mendarat di Bandara Internasional Najaf pada Selasa malam. Kedatangannya disambut langsung oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian bersama Perdana Menteri Irak Ali Al-Zaidi.
Baca Juga: Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dimulai, Iring-iringan Jenazah Berlangsung hingga 12 Jam
Setelah tiba di Irak, jenazah Ali Khamenei dijadwalkan dibawa ke Najaf dan kemudian ke kota suci Karbala untuk melanjutkan prosesi pemakaman yang akan digelar pada Rabu, 8 Juli 2026.
Jutaan warga Iran diperkirakan mengikuti rangkaian pemakaman tersebut. Selain sebagai pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei juga dikenal sebagai ulama yang dihormati di Irak dan menjadi panutan bagi jutaan umat Syiah di negara itu.
Untuk mendukung kelancaran prosesi, Perdana Menteri Irak Ali Al-Zaidi menetapkan hari Rabu sebagai hari libur nasional di seluruh Irak.
Baca Juga: Lautan Pelayat Padati Teheran untuk Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Di sela kunjungannya menghadiri pemakaman, Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga dijadwalkan menggelar dialog tingkat tinggi dengan sejumlah pejabat Irak.
(Sumber: Antara)
Presiden Iran Masoud Pezeshkian (tengah), Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi, Ketua Dewan Kehakiman Tertinggi Irak Faiq Zidan, dan Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein menyambut kedatangan jenazah mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di Bandara Internasional Najaf di Najaf, Irak, pada Rabu, 8 Juli 2026. (Antara)