Ntvnews.id, Jakarta - Seorang wanita warga negara Indonesia (WNI) berinisial KAH (20) dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman di apartemen tempat tinggalnya di Kota Hamamatsu, Prefektur Shizuoka, Jepang.
Korban ditemukan dalam kondisi kritis sekitar pukul 11.40 waktu setempat di apartemen yang ia tinggali bersama kedua orang tuanya. Setelah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, nyawanya tidak dapat diselamatkan dan korban dinyatakan meninggal dunia.
Berdasarkan keterangan kepolisian setempat, peristiwa itu pertama kali diketahui setelah seorang tetangga menghubungi layanan darurat. Tetangga tersebut mengaku mendengar teriakan dari unit apartemen korban dan melihat seorang pria berpakaian hitam meninggalkan lokasi sesaat setelah kejadian.
Baca Juga: Prabowo Sebut Prambanan Simbol Peradaban Besar Nusantara dan Jembatan Persahabatan RI-India
Tak lama berselang, seorang pria dilaporkan tewas setelah tertabrak kereta di jalur rel JR Tokaido yang berada tidak jauh dari lokasi penikaman. Masinis kereta menyampaikan bahwa sebelum insiden terjadi, ia melihat seorang pria berpakaian hitam melompati pagar dan menyeberangi rel kereta.
Polisi menduga pria yang tewas tertabrak kereta tersebut merupakan pelaku penikaman terhadap KAH. Hingga kini, pihak berwenang masih terus menyelidiki hubungan antara kedua peristiwa tersebut.
Insiden itu terjadi di kawasan permukiman yang berjarak sekitar 500 meter di sebelah barat Stasiun JR Maisaka, Kota Hamamatsu.
Seorang saksi mata berusia sekitar 70 tahun mengaku melihat jejak tetesan darah yang membentang dari depan pintu apartemen hingga area parkir di luar bangunan.
Ilustrasi Pembunuhan (Pixabay)