Ntvnews.id
Dalam sambutannya, Burhanuddin mengaku prihatin karena Kejaksaan Agung hingga kini belum memiliki anggaran khusus untuk membangun gedung-gedung kejaksaan di berbagai daerah.
"Justru kami Pak Gub, kami itu sedih, kami tidak pernah punya anggaran untuk pembangunan gedung. Itu yang menjadi selalu menjadi kendala-kendala kami," ungkapnya.
Ia juga menjelaskan, masih banyak kantor Kejaksaan Negeri di berbagai daerah yang kondisinya memprihatinkan. Bahkan, ketika melakukan perjalanan dari Jakarta hingga Surabaya, ia kerap menemukan bangunan kejaksaan yang dinilai belum memenuhi standar pelayanan.
"Kalau kita melintas antara Jakarta sampai Surabaya aja, kejaksaan-kejaksaan negeri yang kami lintasi itu betul-betul saya katakan kayak gedung IDT, Pak. Gedung desa tertinggal, tidak memenuhi persyaratan," katanya.
Meski demikian, Burhanuddin menegaskan keterbatasan fasilitas tidak mengurangi komitmen seluruh jajaran Kejaksaan dalam menjalankan tugas penegakan hukum.
Pada kesempatan tersebut, Burhanuddin juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah memberikan dukungan melalui hibah pembangunan Gedung Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.
Baca Juga: Jaksa Agung ke Pramono: Senior dan Sahabat Saya
Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)
"Pak Gub, dalam kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan tentunya khususnya adalah hibah, Pak Gub," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Daerah Khusus Jakarta Patris Yusrian Jaya menjelaskan bahwa pembangunan kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Utara didukung melalui hibah dari Pemprov DKI Jakarta.
Menurut Patris, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan dana hibah sebesar Rp100 miliar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 untuk pembangunan gedung tersebut.
"Pembangunan gedung kantor ini dibangun dengan hibah Provinsi DKI Jakarta sebesar seratus miliar rupiah yang dialokasikan pada tahun anggaran 2025 untuk pekerjaan pembangunan gedung kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Utara," terangnya saat memberikan sambutan.
Peresmian Gedung Kejari Jakarta Utara turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara dan daerah, di antaranya Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, jajaran Jaksa Agung Muda, Kepala Badan Kejaksaan Republik Indonesia, Pelaksana Tugas Wakil Jaksa Agung, Deputi Bidang Politik, Hukum, dan HAM Kementerian Sekretariat Negara, Pangdam Jaya, dan Wakapolda Metro Jaya.
Kemudian, perwakilan Panglima Kolinlamil, Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, pejabat Kementerian PUPR, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta, para Kepala Kejaksaan Negeri se-Jakarta, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi DKI Jakarta dan Kota Administrasi Jakarta Utara.
Pramono dan Jaksa Agung ST Burhanuddin (NTVNews.id/Adiansyah)