Ntvnews.id, Jambi - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) berencana memperkuat pelayanan kesehatan bagi jamaah calon haji pada musim haji tahun depan. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah memperketat pemeriksaan kesehatan sejak tahap awal sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan aspek kesehatan menjadi perhatian utama dalam evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Menurutnya, sejumlah perbaikan perlu dilakukan agar kualitas layanan kepada jamaah semakin optimal.
"Sektor kesehatan menjadi fokus utama yang akan kami evaluasi dan tingkatkan. Kami mengakui tahun ini pelayanan kesehatan masih belum optimal, sehingga tahun depan harus lebih baik," kata Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf saat menyambut jamaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 20 BTH di Jambi, Rabu, 24 Juni 2026 malam.
Irfan menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan yang lebih ketat sebelum keberangkatan menjadi salah satu poin penting yang akan dibenahi. Langkah tersebut dinilai krusial untuk memastikan jamaah berada dalam kondisi fisik yang memadai saat menjalankan rangkaian ibadah haji.
Baca Juga: Menhaj: 120 Jemaah Haji Masih Dirawat di Arab Saudi, 350 Orang Wafat
Selain persoalan kesehatan, Kemenhaj juga akan mengevaluasi pengelolaan fase pra-penyelenggaraan kegiatan haji di Arab Saudi. Evaluasi tersebut dilakukan secara berkala bersama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan.
"Pertama, pemeriksaan awal jamaah harus lebih baik, kemudian kesiapan pra-penyelenggaraan kegiatan di Saudi juga akan kami tingkatkan," ujar Irfan.
Dalam kesempatan itu, Menhaj turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji. Ia berharap para jamaah yang telah kembali ke Tanah Air dapat terus menjaga kesehatan dan memperoleh predikat haji mabrur.
"Alhamdulillah, malam ini saya menyambut kedatangan jamaah haji dari Kloter 20 BTH Jambi. Mereka pulang dengan sehat dan bahagia," ucapnya.
Baca Juga: Menhaj: Angka Kematian Jemaah Haji Indonesia Tahun 2026 Lebih Rendah dari Tahun Lalu
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Provinsi Jambi Wahyudi Abdul Wahab mengungkapkan jumlah jamaah haji asal Jambi pada musim haji 2026 mencapai 3.308 orang.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan haji tahun ini melalui bantuan dana hibah sebesar Rp42 miliar yang digunakan untuk mendukung operasional domestik haji di daerah.
(Sumber: Antara)
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf saat menyapa jamaah haji Kloter 20 BTH di Asrama Haji Kota Jambi, Rabu, 24 Juni 2026. (Antara)