DPR: Setiap Listrik Padam Banyak yang Rugi!

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Jun 2026, 14:10
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi Mati Lampu Ilustrasi Mati Lampu (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyebut banyak masyarakat yang mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi akhir-akhir ini. Sebab, hal itu mengganggu sektor usaha, pelayanan publik, pendidikan, hingga produktivitas masyarakat.

"Setiap kali listrik padam, ada banyak pihak yang dirugikan. Karena itu PLN harus memperkuat mitigasi, memperbaiki sistem antisipasi gangguan, dan yang tidak kalah penting adalah membangun komunikasi yang transparan kepada masyarakat," ujar Anggota Komisi VI DPR Rivqy Halim, Senin, 22 Juni 2026.

PT PLN (Persero), kata dia, harus menjelaskan kepada masyarakat terkait pemadaman listrik bergilir yang tengah terjadi..

"Terutama PLN yang paling bertanggung jawab dalam hal ini justru memberikan penjelasan yang terkadang membingungkan publik. Katanya, bukan karena masalah pasokan batu bara, tapi nyatanya pemadaman terjadi hampir di banyak daerah," jelas Rivqy.

Baca Juga: Menteri ESDM Tegaskan PLN Segera Atasi Pemadaman Bergilir, Pasokan Batu Bara Aman

Ia meminta PLN memperkuat langkah mitigasi dan antisipasi agar pemadaman bergilir tidak terus berulang. PLN, kata Rivqy juga harus memperbaiki sistem komunikasi publik dengan memberikan informasi yang cepat, jelas, dan mudah dipahami masyarakat.

"Publik berhak mengetahui penyebab gangguan dan kapan kondisi akan kembali normal," ucapnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Gangguan tersebut telah menimbulkan kesulitan bagi masyarakat.

Dirinya akan memastikan PLN terus bekerja mempercepat pemulihan sistem kelistrikan agar pasokan listrik kembali normal. Menurut Darmawan, PLN memahami berbagai kesulitan yang dialami masyarakat akibat gangguan sistem kelistrikan tersebut dan memastikan melakukan berbagai langkah percepatan pemulihan.

BUMN listrik pelat merah itu juga mulai memasok batu bara kalori menengah atau medium rank coal mulai disalurkan ke sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Pulau Jawa. Langkah itu dilakukan perusahaan untuk memperkuat pasokan energi primer pembangkit listrik, sekaligus mempercepat pemulihan sistem kelistrikan setelah terjadinya pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah di Pulau Jawa.

x|close