Ntvnews.id, Seoul - Wisatawan mancanegara kini dapat menjelajahi Korea Selatan dengan biaya transportasi yang lebih terjangkau. Melalui program terbaru yang diluncurkan Korea Tourism Organization (KTO), turis asing berkesempatan memperoleh potongan harga tiket bus ekspres dan bus antarkota sebesar 5.000 won atau sekitar Rp60 ribu.
Program tersebut mulai diberlakukan sejak 15 Juni 2026. Namun, fasilitas diskon ini hanya tersedia bagi 8.000 wisatawan internasional karena kuotanya terbatas.
Inisiatif tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah Korea Selatan untuk mendorong distribusi wisatawan ke berbagai destinasi regional yang selama ini kurang populer dibandingkan ibu kota Seoul.
Dilansir dari The Korea Times, Jumat, 19 Juni 2026, program ini dijalankan melalui kerja sama antara KTO dengan platform perjalanan Klook dan Go Hanpass. Selain potongan harga tiket bus, Go Hanpass juga menyediakan kupon tambahan bagi para pengguna, sementara Klook menawarkan layanan eSIM gratis guna mempermudah wisatawan selama berada di Korea Selatan.
KTO berharap program ini dapat meningkatkan akses wisatawan ke berbagai daerah melalui jaringan transportasi publik, sekaligus mengurangi konsentrasi kunjungan di kawasan metropolitan Seoul yang selama ini menjadi pusat aktivitas wisata internasional.
"Kami akan terus menjalankan promosi melalui kerja sama pemerintah dan sektor swasta agar wisatawan mancanegara dapat merasakan beragam daya tarik daerah dengan memanfaatkan jaringan transportasi lokal seperti bus dan kereta api," keterangan KTO.
Baca Juga: Jelang Lawan Meksiko, Tempat Latihan Korea Selatan Diganggu Drone Misterius
Program tersebut diluncurkan di tengah tren peningkatan jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Korea Selatan. Berdasarkan data pemerintah, jumlah kunjungan wisatawan internasional selama periode Januari hingga April 2026 mencatat rekor tertinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.
Meski Seoul masih menjadi destinasi utama bagi wisatawan mancanegara, pemerintah Korea Selatan terus berupaya mengarahkan arus kunjungan ke kota-kota dan wilayah lain agar manfaat ekonomi pariwisata dapat dirasakan lebih merata.
Salah satu kendala yang selama ini dihadapi adalah masih rendahnya pemahaman wisatawan asing mengenai sistem pemesanan tiket bus antarkota secara daring.
Atlet Korea Selatan di Olimpiade Paris 2024 (REUTERS)
Data dari Asosiasi Nasional Operator Terminal Bus Korea menunjukkan jumlah penumpang mancanegara di terminal bus ekspres dan antarkota terus meningkat sejak penerapan pembayaran menggunakan kartu internasional pada Juli 2024.
Pada kuartal pertama 2026, jumlah penumpang asing tercatat sekitar 382 ribu orang. Angka tersebut meningkat 32,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 289 ribu penumpang.
Meski tren penggunaan transportasi darat terus tumbuh, pemerintah menilai masih banyak wisatawan internasional yang membeli tiket secara langsung di terminal karena belum mengetahui ketersediaan layanan pemesanan online.
Melalui program diskon ini, pemerintah Korea Selatan berharap semakin banyak wisatawan asing memanfaatkan transportasi umum untuk menjangkau berbagai destinasi di luar Seoul sekaligus memperluas pengalaman wisata mereka di Negeri Ginseng.
Bendera Korea Selatan (pixabay.com )