Lima Warga Italia Tewas dalam Kecelakaan Diving

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Mei 2026, 03:50
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Ilustrasi tenggelam Ilustrasi tenggelam (Pixabay/ Miller_Eszter)

Ntvnews.id, MaladewaItalia berduka setelah lima warganya dilaporkan tewas dalam insiden kecelakaan scuba diving di Maladewa.

Kementerian Luar Negeri Italia di Roma menyampaikan bahwa para korban diduga meninggal saat melakukan penyelaman untuk menjelajahi sebuah gua di kedalaman sekitar 50 meter.

"Kami meyakini para penyelam meninggal saat mencoba menjelajahi gua pada kedalaman 50 meter," kata kementerian tersebut, seraya menambahkan insiden terjadi di Vaavu Atoll.

Dilansir dari BBC, Sabtu, 16 Mei 2026, militer Maladewa menyebutkan satu jenazah telah ditemukan di dalam gua pada kedalaman sekitar 60 meter di bawah permukaan laut, sementara empat penyelam lainnya diduga masih berada di lokasi yang sama.

Pihak militer menambahkan bahwa tim penyelam khusus telah dikerahkan untuk melakukan pencarian di area tersebut, dengan menyebut operasi ini sebagai misi berisiko tinggi.

Insiden ini disebut sebagai salah satu kecelakaan menyelam paling mematikan yang pernah terjadi di negara kepulauan Samudra Hindia tersebut, yang dikenal sebagai destinasi wisata selam dunia.

Baca Juga: Turis Asing dan Warga Lokal Bentrok di Pantai akibat Asap Ganja

Media lokal melaporkan kelima warga Italia tersebut mulai menyelam pada Kamis pagi. Mereka kemudian dinyatakan hilang setelah tidak kembali ke permukaan oleh awak kapal yang membawa mereka.

Polisi setempat menyatakan cuaca di wilayah tersebut sedang buruk. Lokasi kejadian berada sekitar 100 kilometer di selatan ibu kota Male, dan peringatan cuaca kuning telah dikeluarkan untuk kapal penumpang serta nelayan.

Universitas Genoa menyampaikan bahwa para korban termasuk seorang profesor biologi kelautan, putrinya, serta dua peneliti muda.

Dalam pernyataan di platform X, pihak universitas menyampaikan “belasungkawa terdalam” kepada keluarga korban.

Kecelakaan scuba diving dan snorkeling di Maladewa tergolong jarang, meski beberapa insiden fatal pernah terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Pada Desember tahun lalu, seorang penyelam perempuan asal Inggris meninggal dalam insiden scuba diving di dekat resor Ellaidhoo, sementara suaminya meninggal beberapa hari kemudian setelah jatuh sakit. Pada 2024, seorang anggota parlemen Jepang juga dilaporkan meninggal saat snorkeling di Lhaviyani Atoll.

x|close