Produk Ekraf Jakarta Bakal Dipamerkan di Milan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Mei 2026, 09:30
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Rano Karno (kiri) Rano Karno (kiri) (Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno bersama delegasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan pertemuan strategis dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Italia, Junimart Girsang, di Kota Milan, Italia, pada Senin, 11 Mei 2026.

Pertemuan tersebut membahas berbagai peluang kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan sejumlah kota penting di Italia, termasuk Milan dan Roma. Fokus utama kerja sama diarahkan pada penguatan sektor ekonomi kreatif, fesyen, budaya, pariwisata, hingga promosi produk lokal Jakarta ke pasar internasional.

Menurut Rano Karno, momentum menuju usia ke-500 Jakarta pada 2027 menjadi langkah penting bagi ibu kota untuk memperluas jejaring global dengan berbagai kota dunia.

"Tentu ini merupakan kesempatan yang sangat baik dapat bertemu dengan Dubes RI untuk Italia. Jakarta pada 2027 akan genap berusia 500 tahun. Karena itu, dalam satu tahun ke depan Jakarta akan semakin agresif membangun kerja sama dengan kota-kota global, termasuk kota-kota penting di Italia," ujarnya.

Baca Juga: Rano Karno Pastikan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan DKI Tetap Aman Meski APBD Dipangkas Rp15 Triliun

Sebagai salah satu pusat ekonomi dan fesyen terbesar di Eropa, Milan dikenal sebagai kota mode dunia bersama Paris, London, dan New York City. Kota ini juga memiliki ekosistem kreatif yang kuat, mulai dari industri desain, kriya, kuliner, hingga penyelenggaraan ajang internasional bergengsi seperti Milan Fashion Week.

Melihat posisi strategis Milan, Pemprov DKI Jakarta membuka peluang besar bagi pelaku ekonomi kreatif Jakarta untuk menembus pasar global, khususnya pada subsektor fesyen, kriya, aksesori, hingga produk budaya Betawi.

Langkah ini sejalan dengan keterlibatan Jakarta dalam berbagai panggung kreatif internasional, termasuk Paris Fashion Week, sebagai upaya memperkuat citra Jakarta sebagai kota global yang tetap mempertahankan identitas budaya lokal.

Duta Besar RI untuk Italia, Junimart Girsang menyatakan dukungannya terhadap target Jakarta masuk jajaran Top 50 Global City pada 2030. Ia menilai kolaborasi dengan kota-kota strategis seperti Milan sangat penting untuk memperluas jaringan ekonomi kreatif Jakarta di pasar Eropa.

"Saya kira, kalau Jakarta ingin semakin maju, kerja sama seperti ini harus terus diperkuat. Milan adalah kota yang sangat strategis, terutama untuk fesyen, desain, dan ekonomi kreatif. Di sini kita juga memiliki ITPC Milan. Silakan produk-produk Jakarta dipamerkan dan diperkenalkan kepada pasar Italia serta Eropa," katanya.

Baca Juga: Serahkan Santunan Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Rano: Bantuan Ini Tak Bisa Gantikan Kehilangan

Junimart juga membuka peluang promosi produk Jakarta melalui Indonesia Trade Promotion Center Milan atau ITPC Milan yang berada di bawah Kementerian Perdagangan RI.

Sebagai tindak lanjut kerja sama awal tersebut, produk ekonomi kreatif Jakarta akan dipamerkan di Galeri ITPC Milan pada 1–30 Juni 2026 dalam rangka menyambut HUT Ke-499 Kota Jakarta.

Berbagai produk unggulan yang akan ditampilkan meliputi kebaya encim, batik Betawi, aksesori khas, produk kriya, dekorasi bernuansa ondel-ondel, hingga makanan ringan tradisional Betawi.

Melalui pameran tersebut, Jakarta ingin memperkenalkan wajah ekonomi kreatif yang modern, kompetitif, dan tetap berakar kuat pada budaya lokal.

Rano Karno menegaskan Pemprov DKI Jakarta berkomitmen penuh membuka akses pasar internasional bagi produk lokal. Menurutnya, produk ekonomi kreatif Jakarta harus mampu naik kelas dan menjadi bagian dari rantai ekonomi global.

"Jakarta punya banyak produk kreatif yang bagus. Ada fesyen, kuliner, kriya, aksesori, sampai produk budaya Betawi yang memiliki karakter kuat. Tugas pemerintah adalah membuka jalan, mempertemukan pelaku kreatif dengan pasar yang lebih luas, dan memberi ruang agar produk lokal Jakarta bisa tampil di panggung dunia," terangnya.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan Jakarta dalam jaringan fesyen dan ekonomi kreatif internasional, baik melalui Milan Fashion Week, Paris Fashion Week, maupun promosi di ITPC Milan, merupakan bagian dari strategi besar menjadikan Jakarta sebagai kota global yang tetap memiliki identitas budaya yang kuat.

"Jakarta ingin menjadi kota global, tetapi tetap membawa jiwanya sendiri. Produk Betawi, karya anak muda Jakarta, dan kreativitas warga kota harus ikut melangkah ke panggung internasional. Inilah cara kita merayakan Jakarta: bukan hanya dengan seremoni, tetapi dengan membuka pintu dunia bagi karya warga Jakarta," tutup Rano.

x|close