KSAD Bantah TNI Gusur SD di NTT untuk Koperasi Desa Merah Putih

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Jun 2026, 15:43
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kepala Staf TNI AD Jenderal Maruli Simanjuntak saat memberi keterangan di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (10/6/2026). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi Kepala Staf TNI AD Jenderal Maruli Simanjuntak saat memberi keterangan di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (10/6/2026). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak membantah narasi yang beredar di media sosial terkait dugaan penggusuran sekolah dasar oleh prajurit TNI untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, informasi yang berkembang tersebut tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan.

Maruli menilai tudingan bahwa sekolah dibongkar demi pembangunan koperasi merupakan hal yang tidak masuk akal. Ia menegaskan bahwa keberadaan sekolah yang telah terdaftar secara resmi tidak mungkin begitu saja dihapus atau ditiadakan untuk kepentingan pembangunan fasilitas lain.

"Menurut saya enggak normal kalau ada orang membubarkan sekolah. Sedangkan sekolahnya kan pasti sudah terdaftar," kata Maruli usai mengikuti rapat bersama Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu, 10 Juni 2026.

Baca Juga: KSAD: TNI AD Bangun 7.217 Titik Air Bersih Sejak 2020 untuk Dukung Kesejahteraan Masyarakat

KSAD menjelaskan bahwa informasi yang beredar perlu ditelusuri dan diklarifikasi secara menyeluruh agar masyarakat mendapatkan gambaran yang utuh mengenai kondisi sebenarnya. Untuk itu, ia menyatakan akan melakukan pengecekan lebih lanjut guna mengetahui fakta yang terjadi di lokasi.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons terhadap video yang viral di media sosial yang memperlihatkan aktivitas pembongkaran di area SD Negeri Wolomoni, Desa Niowula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende. Video tersebut memunculkan dugaan bahwa bangunan sekolah dibongkar untuk memberi ruang bagi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhamad Nas juga telah memberikan penjelasan terkait video yang beredar. Menurutnya, aktivitas yang terekam dalam video bukanlah penggusuran sekolah, melainkan upaya memperlebar akses jalan agar alat berat dapat masuk ke lokasi pembangunan koperasi yang berada di belakang area sekolah.

Baca Juga: KSAD Bantah TNI Gusur SD NTT buat KDMP: Gak Mungkin Seekstrem Itu!

Muhamad Nas menjelaskan bahwa proses pemindahan tiang sekolah yang terlihat dalam video telah memperoleh persetujuan dari pemerintah daerah setempat. Ia juga menyayangkan munculnya berbagai kesimpulan yang dinilai tidak berdasarkan fakta secara utuh.

Menurutnya, masyarakat perlu lebih cermat dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial dengan terlebih dahulu mencari keterangan lengkap sebelum mempercayai atau menyebarkannya. Dengan demikian, informasi yang tidak akurat dapat diminimalkan dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

(Sumber: Antara)

 

x|close