Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri sekaligus membuka Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di Lapangan Untung Suropati, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada Kamis, 27 Agustus 2026. Forum permusyawaratan tertinggi NU tersebut akan berlangsung selama lima hari.
Ketua Panitia Pelaksana Muktamar Ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengatakan seluruh persiapan terus dimaksimalkan menjelang pelaksanaan agenda lima tahunan organisasi tersebut. Ia juga meninjau langsung perkembangan pembangunan berbagai fasilitas di lokasi yang akan menjadi tempat pembukaan muktamar.
"Insyaallah nanti yang membuka Muktamar adalah Presiden ke-8 Republik Indonesia," ujar Gus Ipul yang saat ini juga menjabat sebagai Menteri Sosial, dikutip Minggu, 26 Juli 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Gus Ipul didampingi Ketua Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH Hasib Wahab, serta Ketua Panitia Lokal Muktamar Ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh. Ketiganya meninjau sejumlah titik untuk memastikan kesiapan lokasi yang akan menjadi pusat pelaksanaan muktamar.
"Peninjauan dilakukan di segala aspek yang berkaitan dengan fasilitas dan sarana pendukung kegiatan. Berbagai kebutuhan teknis, mulai dari tata letak lokasi, akses masuk dan keluar peserta, hingga kesiapan infrastruktur pendukung," pungkasnya.
Baca Juga: Prabowo Sebut 'Londo Ireng', Ini Respons AJI
Panitia memastikan seluruh aspek teknis dan fasilitas pendukung menjadi perhatian utama agar pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU dapat berjalan lancar, termasuk pengaturan akses peserta dan kesiapan infrastruktur di kawasan acara.
Sebelumnya, Presiden Prabowo juga menghadiri acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026 yang menjadi rangkaian menuju Muktamar Ke-35 NU. Kegiatan tersebut berlangsung di Institut Agama Islam (IAI) Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada Selasa, 23 Juni 2026.
Kehadiran Presiden Prabowo saat itu menandai penutupan forum strategis NU yang mengusung tema "Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa."
Presiden Prabowo Subianto di Harlah PKB (Dokumentasi Bakom RI)