Israel Bakar Dua Masjid di Tepi Barat Palestina

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Jul 2026, 07:05
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi kebakaran (pixabay) Ilustrasi kebakaran (pixabay) (pixabay)

Ntvnews.id, Tepi Barat - Otoritas Palestina menuduh pemukim Israel membakar dua masjid di wilayah Tepi Barat yang diduduki Israel. Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan pada bagian pintu masuk hingga struktur bangunan batu masjid.

Dilansir dari Al Jazeera, Senin, 27 Juli 2026, berdasarkan video yang telah diverifikasi, kobaran api terlihat melalap salah satu bangunan masjid.

Wali Kota Qusra, Abdel Azim Wadi, yang berada di selatan Kota Nablus, mengatakan para pemukim membakar sebuah masjid yang masih dalam tahap pembangunan di bagian selatan kota tersebut.

"Api menghancurkan pintu masuk masjid dan bahkan merusak bangunan batunya," kata Wadi.

Ia juga menyebut para pelaku mencoret dinding masjid dengan grafiti berbahasa Ibrani, termasuk tulisan bertuliskan "balas dendam".

Menanggapi insiden itu, militer Israel menyatakan telah mengerahkan pasukan ke pinggiran Qusra setelah menerima laporan mengenai kebakaran di sebuah masjid.

Baca Juga: Tragis! Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Perairan depan Masjid 99 Kubah

"Para tentara mencari tersangka yang melarikan diri sebelum kedatangan mereka dan mengidentifikasi tanda-tanda pembakaran dan grafiti di tempat kejadian," kata pernyataan itu.

Militer Israel menambahkan bahwa kepolisian akan melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti terkait peristiwa tersebut.

Dalam insiden terpisah, Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina melaporkan bahwa pemukim Israel juga membakar sebuah masjid di Desa Kour, dekat Tulkarem. Selain itu, pelaku disebut mencoret dinding masjid dengan berbagai slogan bernada rasis.

"kelompok pemukim membakar sebuah masjid di desa Kour di provinsi Tulkarem dan menulis slogan-slogan rasis di dindingnya".

Peristiwa tersebut terjadi ketika kantor berita Palestina, Wafa, melaporkan bahwa pasukan Israel menggelar operasi penangkapan besar-besaran di Tepi Barat menyusul serangan yang menewaskan empat warga Palestina dan dua tentara Israel.

Arsip - Ekskavator Israel membongkar rumah warga Palestina di desa Deirat, timur Masafer Yatta, di kota Hebron, Tepi Barat selatan Senin, 4 Mei 2026.  <b>(Antara)</b> Arsip - Ekskavator Israel membongkar rumah warga Palestina di desa Deirat, timur Masafer Yatta, di kota Hebron, Tepi Barat selatan Senin, 4 Mei 2026. (Antara)

Menurut laporan itu, sebanyak 30 orang ditangkap di Desa Tal, 14 orang di Ramallah, lima orang di Jenin, delapan orang di Hebron, tiga orang di Bethlehem, serta enam orang di Tulkarem.

Sehari sebelumnya, bentrokan mematikan antara pemukim Israel dan warga Palestina di Desa Tell menyebabkan empat warga Palestina dan dua warga Israel tewas.

Setelah insiden tersebut, militer Israel melancarkan operasi di Kota Nablus beserta sejumlah wilayah sekitarnya. Dalam operasi yang disebut sebagai aksi "kontra-terorisme" itu, puluhan warga Palestina dilaporkan ditangkap.

Wafa juga melaporkan pasukan Israel menggelar operasi berskala besar di Kota Jenin serta sejumlah kota dan desa di Provinsi Jenin, termasuk Zababdeh, Faqqua, Yabad, Burqin, Jalbun, Qabatiya, Jalqamus, Silat al-Harithiya, al-Yamoun, Kafr Dan, Deir Abu Daif, dan Zububa.

Kekerasan di wilayah Tepi Barat terus meningkat sejak pecahnya perang Gaza yang dipicu serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023.

x|close