Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, kembali digelar secara rutin mulai Minggu, 7 Juni 2026.
Keputusan ini diambil setelah Pemprov DKI menyelesaikan serangkaian evaluasi dan penyempurnaan infrastruktur kawasan yang sebelumnya menjadi alasan penghentian sementara CFD Rasuna Said.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa kawasan Rasuna Said kini telah memasuki tahap akhir penataan dan ditargetkan rampung sepenuhnya sebelum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta pada 22 Juni 2026.
Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, progres revitalisasi kawasan Rasuna Said saat ini telah mencapai lebih dari 95 persen dan hanya menyisakan tahap finalisasi.
"Saya tetap mentargetkan seperti sudah saya sampaikan untuk Rasuna Said atau Kuningan ini mudah-mudahan akan kita resmikan tanggal 22 Juni tepat pada saat ulang tahun Jakarta," ujarnya di Jakarta Timur, Jumat, 5 Juni 2026.
Ia juga memastikan bahwa CFD Rasuna Said yang digelar pada Minggu ini menjadi pelaksanaan resmi yang akan berlangsung secara berkelanjutan setiap pekan.
Berbeda dengan CFD Sudirman-Thamrin, pelaksanaan CFD di Rasuna Said akan berlangsung mulai pukul 05.30 WIB hingga 09.00 WIB.
Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)
Pembatasan waktu tersebut dilakukan untuk menghormati aktivitas masyarakat dan sejumlah tempat ibadah yang berada di sepanjang kawasan Rasuna Said.
"Kenapa jam 09.00? Karena di sana ada beberapa tempat yang apa untuk tempat-tempat ibadah kami tidak ingin mengganggu itu," jelasnya.
Pramono optimistis CFD Rasuna Said akan menjadi alternatif favorit baru bagi warga Jakarta yang gemar berolahraga, terutama berjalan kaki, jogging, hingga bersepeda.
Kawasan ini memiliki lintasan melingkar dengan panjang sekitar tujuh kilometer, sehingga dinilai cukup ideal untuk berbagai aktivitas olahraga pagi.
Dengan hadirnya CFD Rasuna Said, masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan selain kawasan Sudirman-Thamrin yang selama ini menjadi pusat aktivitas Car Free Day di Jakarta.
"Lingkaran Rasuna Said itu kurang lebih 7 kilometer," katanya.
Lebih lanjut, Pramono menilai CFD saat ini telah berkembang menjadi ruang publik yang tidak hanya digunakan untuk berolahraga, tetapi juga sebagai tempat bersosialisasi dan mempererat silaturahmi antarwarga.
Menurutnya, banyak masyarakat yang sengaja membuat janji bertemu dengan keluarga, teman, maupun komunitas saat CFD berlangsung. Bahkan, fenomena menarik juga terlihat dari meningkatnya minat wisatawan mancanegara yang ikut meramaikan Car Free Day Jakarta.
"Banyak saudara-saudara yang berkumpul bertemu janjian untuk Car Free Day dan juga banyak orang dari luar terutama dari Singapura dari Malaysia secara khusus sebelum mereka kembali ke negaranya masing-masing mereka ikut Car Free Day di Jakarta. Jadi sudah menjadi destinasi wisata untuk Jakarta," tutup Pramono.
CFD Perdana di Rasuna Said Kuningan (Instagram)